Misteri Rumahku Part 3

Melanjutkan kisah misteri dirumahku part 2 dan ini kelanjutan nya. Karena ayah pergi keluar kota lagi, suasana rumah mulai berubah aneh lagi, entah hanya saya yang merasakannya atau kakak juga merasakan saya tidak tahu, karena pernah saya tanya tentang suasana rumah ini dia menjawab biasa saja, mungkin memang dia tidak merasakan nya atau pura-pura tidak merasakan nya.

loading...

Sebelum Ayah berangkat berpesan pada saya, kamu jangan pernah mematikan lampu kamar itu dan kamar mandi selama ayah diluar kota. Itu adalah pesan ayah saya, saya berusaha menyanggupkan pesan Ayah, dan malam pun tiba dimana malam itu adalah malam pertama setelah ayah pergi keluar kota, memang ternyata benar selama lampu kamar itu dan kamar mandi tidak dimatikan, saya tidak mendengar atau melihat hal – hal yang aneh.

Beberapa malam kemudian saya tidak bisa tidur, karena tidak bisa tidur saya memutuskan untuk ikut nonton tv dengan kakak saya yang sedang nonton pertandingan bola, hingga akhirnya kami tertidur diruang tv, pada tengah malam tiba-tiba saya terbangun, karena saya merasakan ada yang aneh didekat badan saya, dan ternyata benar dugaan saya, saat saya membuka mata sungguh sangat kaget dan terkejut, takut, karena waktu saya membuka mata didepan muka saya persis, persis banget didepan muka.

Saya melihat sesosok makhluk yang sungguh-sungguh menakutkan. Dia berambut gimbal muka agak kehijauan mata merah dengan bentuk gigi yang aneh dan berwarna hitam dengan mulut yang sangat hitam dia tersenyum tepat didepan muka saya rasanya ingin berteriak tapi tidak bisa, jantung rasanya mau copot karena berdetak dengan sangat cepat.

Apalagi saat itu lampu diruang tv kami mati jadi muka itu sungguh sangat jelas saya lihat, saya langsung menutup mata lagi dan berharap makhluk itu pergi, selang beberapa saat saya membuka mata untuk memastikan makhluk itu sudah pergi dari depan mukaku, pelan – pelan saya membuka mata dan tanpa diduga makhluk itu masih ada tapi sekarang dia berdiri disebelah saya dia badan nya pendek, dan kotor dengan muka yang sudah tua, seremnya lagi dia masih tersenyum kearah saya. Untuk kelanjutan kisahnya ditunggu.

Share This: