Misteri Sekolah Tua

Aku tidak pernah tahu disekolahku ada rahasia apa, tapi aku merasa ada yang aneh dengan sekolah tua itu. Pertama kenalkan namaku Aprilia Febrian. Dari kecil aku sudah mempunyai kemampuan untuk melihat makhluk astral, Aku juga punya sahabat bernama Ina, dia juga punya kemampuan yang sama denganku dan kami selalu bertemu dengan hal hal aneh disekolah kami sendiri.

loading...

Waktu itu sekolah telah usai semua murid sudah pulang ke rumah, hanya tinggal aku Ina dan Adhel sahabatku. kita bertiga berjalan melewati koridor sekolah yang sepi sambil sesekali berbincang, “Aku pernah dengar katanya sekolah kita dulu pernah ada pembunuhan” Kata Ina sambil menatap aku dan Adhel. “Masa sih?” tanya Adhel dengan ekspresi takut. Diantara kita memang Indri yang paling penakut. “Iya, Pak Sardi yang bilang sama aku” kata Ina lagi.

Tiba tiba mucul ide gila dikepalaku “Bagaimana jika malam ini kita tidur disini”, kata ku sambil merangkul Ina “Ide bagus Feb, pasti seru banget” Kata Ina sambil melirik Adhel “Apa? Ayo aku nggak takut” kata Adhel dengan semangat “Yes ayo cepat pulang” Aku dan kedua sahabatku pergi kerumah untuk bersiap siap.

Malam menjelang, pintu gerbang depan sekolah berdiri kokoh menghadang kami, tanpa rasa takut aku dan kedua sahabatku mndorong gerbang itu “Greeek” Hawa mistis langsung menyergap tubuh kami, Kami mengabaikan nya dan kembali berjalan menyusuri koridor yang bergema oleh suara sepatu kami “Kita menuju kelas atas saja” kata Ina, kami langsung naik ke lantai 3 tempat kelas kami.

Pukul 19.00 Malam begitu larut namun Ina dan Adhel sudah menguap berkali kali “Aku ngantuk nih, aku tidur dulu” Kata Adhel lalu tidur dengan pulas. “In, aku kebelet pengen buang air kecil anterin yuk” kata ku sambil menarik tangan Ina. Di lantai dua kami melihat sesuatu yang bergerak “Apa itu?” tanyaku sambil mendekat dan mengintip dari jendela. Ada seseorang sedang mengeluarkan sesuatu dari almari “Aaaaaa…” tiba tiba Adhel berteriak, aku dan Ina langsung lari keatas.

Kami menemukan Adhel sudah bersimbah darah dan meninggal dunia “Adhel!!” Aku langsung mendekat dan memeluknya, badannya masih hangat tiba tiba ada sesosok wanita berseragam berdiri dihadapanku, memandangku dengan tatapan dingin, “Efi?” Ina terkejut bukan main, Efi adalah siswa terbaik angkatanku sewaktu aku masih kelas X dulu. Dia anak yang cerdas dan cantik tak heran jika dia menjadi primadona disekolah.

Tapi beberapa bulan menjelang ujian akhir dia ditemukan meninggal digudang dengan roknya terlepas dan badan bergores gores. Semua menyalahkan Ian yang sewaktu itu menjadi kekasihnya yang diduga telah membunuhnya, Ian pun stress dan masuk rumah sakit jiwa.

“Aku ingin membalas kematianku!! Dan aku ingin ian terlepas, dia adalah laki laki yang baik” Kata Efi sambil menatap ku dan Ina. “Kenapa kamu membunuh Adhel?” Tanya ku disela tangis “Dia ikut serta dalam pembunuhan itu!” Kata Efi lagi. “Siapa yang membunuhmu?”, tanya Ina mendekat ke arah Efi, “Pak Sardi dia yang membunuhku, dan Adhel adalah orang yang menyuruhnya” kata Efi tetap berkutat dengan kuku panjangnya.

“Ada apa ini?”, tiba tiba pak Sardi muncul dan melihat Adhel bersimbah darah. Tatapan nya langsung mengarah ke aku “Kamu yang membunuhnya? “. Tanpa pikir panjang aku langsung berlari kebawah, dia mengejarku untunglah pak satpam masih berjaga waktu itu.

“Ada apa Feb? Kenapa kamu lari lari?” Tanya pak Pram ayah dari Efi. “Pak sardi dia yang membunuh Efi dan sekarang dia mengejarku” kata ku lalu berdiri dibelakang punggungnya ketika pak Sardi datang “Dia membunuh Adhel anak ku” teriak pak Sardi.

Tanpa kata kata lagi tiba tiba “Jleb!!” Pak Pram menusuk pak Sardi berkali kali dan akhirnya semua terbongkar. Pagi menjelang sekolahku ramai sekali untunglah aku dan Ina baik baik saja. Terimakasih sudah membaca ceritaku.

Share This: