Misteri Taman di Ruang Bawah Tanah

Aku ingin menceritakan sebuah taman yang berada di ruang bawah tanah, begini kisahnya. Pada suatu hari aku dan keluargaku pindah rumah karena rumahku yang dulu kecil, maka keluargaku memilih mencari rumah yang lebih besar dari rumahku yang dulu. Aku sangat senang karena memiliki rumah baru dan juga aku tidak perlu pindah sekolah. Aku juga ijin tidak masuk ke sekolah karena harus membantu keluargaku memindahkan dan merapikan barang-barang.

Pagi harinya aku sudah masuk sekolah. Teman-temanku banyak yang bertanya tentang rumah baruku itu, dari pada aku harus menjawab pertanyaan mereka satu per satu aku ajak saja mereka kerumahku lagi pula orang tuaku juga kerja, dan adikku nanti pulangnya dari sekolah ketempat nenek. Teman-temanku juga setuju karena mereka sangat penasaran dan mereka juga gak mau ketinggalan berita tentang apa pun termasuk rumah baruku.

Setelah pulang sekolah aku dan teman teman langsung menuju rumahku. Sampailah dirumah aku langsung ganti baju dan bermain. Salah satu temanku ada yang mengajak bermain petak umpet, lalu kami setuju. Setelah hom pim pah ternyata yang jadi aku, aku pun mulai menutup mata dan menghitung 1 – 15 setelah selesai menghitung, aku segera mencari temanku. Saat aku sedang mencari mereka, ada salah satu temanku yaitu Lusy yang memanggil aku.

Lusy : Sya, cepat kesini.
Aku : Kamu dimana Sy?
Lusi : Di dekat tangga.

Lalu aku segera menuju ke tangga dan bertannya kepada lusy, mengapa dia menyuruhku kesana.

Aku : Ada apa Sy?
Lusy : Lihat ini (kata Lusy sambil menunjuk ke sebuah pintu kecil).
Aku : Pintu apa ini?
Lusy : Aku juga tidak tau, tapi aku penasaran. Kita masuk kesini aja yuk.
Aku : Iya, aku juga penasaran. Tapi kita panggil teman teman dulu ya.

Setelah memanggil semua temanku, aku lalu masuk ke pintu itu. Setelah didalam kami sangat terkejut karena didalam ada sebuah taman bermain. Lalu kami juga melihat ada anak kecil atau tepatnya hantu anak kecil dengan muka pucat dan ada darah di jidatnya. Kami sangat terkejut dan segera menutup pintu itu. Kami juga berlari keluar rumah.

loading...

Setelah temanku pulang kerumah masing masing, tak lama kemudian orang tuaku pulang dari kerja. Aku pun menceritakan semua kepada orang tuaku, setelah itu orang tuaku bertanya kepada penjual rumah, dan penjual rumah itu cerita bahwa sebelum keluargaku tinggal disana, ada keluarga lain yang memiliki seorang anak yang memiliki kelainan. Anak itu bernama Arvin. Karena keluarga itu malu jika semua orang melihat kondisi Arvin, maka mereka membuatkan taman bermain untuk Arvin di dalam ruang bawah tanah.

Namun naas keluarga itu dirampok, tapi seluruh keluarga bisa menyelamatkan diri kecuali Arvin yang sedang bermain di taman bawah tanah itu. Penjahat itu mengetahui Arvin yang sedang bermain disana, mereka juga membunuh Arvin dan jasadnya ditemukan sudah membusuk. Dengan terpaksa warga harus menguburkan jasad Arvin, tapi sampai sekarang arwah Arvin tidak bisa tenang. Setelah mengetahui cerita itu, keluargaku langsung mencari rumah lain untuk kami tempati karena kami takut kalau arwah Arvin bisa membahayakan kami.

Share This: