Mitos Legenda Gunung Bromo

Gunung Bromo ternyata tak hanya menyimpan seribu keindahan. Siapa sangka dibalik kemolekan gunung Bromo yang masuk tiga besar gunung terbaik di dunia bagi para pendaki itu menyimpan sebuah misteri. Salah seorang warga setempat, Darto mengatakan, jika pengunjung yang datang ke gunung Bromo sebaiknya berhati-hati. “Tidak sedikit pengunjung yang datang ke lautan pasir itu banyak yang tersesat dan kebingungan. Saat mau kembali ke jalan semula, mereka tak menemukan jalan untuk pulang”.

“Menurut kepercayaan orang Tengger, di lautan pasir itu terdapat sebuah akar gaib yang melintang yang tak dapat ditembus dengan kasat mata,” ungkapnya. Mujono, seorang dukun Tengger saat dikonfirmasi mengatakan, jika selama ini kejadian seperti itu kerapkali dialami oleh pengunjung obyek wisata gunung Bromo. “Memang banyak pengunjung yang kesasar saat melewati lautan pasir itu” katanya.

Kesasarnya pengunjung sehingga tidak menemukan arah untuk kembali, cerita Mujono, karena memang di kawasan gunung Bromo banyak menyimpan misteri. “Di kawasan ini, memang tidak boleh orang sembarangan ngomong. Kalau sembarangan ngomong ya seperti itu jadinya,” katanya. Menurutnya, akar gaib yang terdapat di lautan pasir itu memang menjadi sebuah legenda dan cerita rakyat bagi warga Tengger. “Ceritanya memang seperti itu,” imbuh dia. Lalu bagaimana pengunjung yang tersesat itu bisa kembali menemukan arah jalan semula? “Dia harus membuka bajunya dan memakainya dengan cara terbalik” kata Mujono lagi.

Dengan cara membalik bajunya itu, pengunjung yang tersesat akan kembali menemukan arah jalan semula. “Di kawasan gunung Bromo, seseorang tidak hanya sembarangan ngomong, tetapi juga tidak boleh kencing di sembarang tempat” katanya. Hebohnya akar ghoib di lautan pasir obyek wisata gunung Bromo mendapat respon dari Ketua PCNU Kabupaten Probolinggo, KH. Syaiful Hadi. “Saya percaya dengan adanya akar gaib itu”.

Keyakinan terhadap benda gaib, menurut dia, tak hanya orang Tengger saja yang mayoritas beragama Hindu. Namun dalam syari’at Islam juga diajarkan tentang adanya barang gaib. “Allah itu Maha Kuasa. Dalam ajaran Islam, barang-barang gaib itu memang ada” ungkapnya. Sesuatu yang gaib memang tidak semua orang dapat mempercayainya. “Tidak semua orang bisa percaya, karena untuk mengetahui sesuatu yang ghoib itu tidak semua orang bisa” imbuh dia lagi.

Menurut tokoh NU di Kabupaten Probolinggo itu mengatakan, jika di kawasan gunung Bromo memang banyak menyimpan beragam benda-benda gaib yang dibawa oleh makhluk harus dan disimpan di tempat itu. “Dari teropong mata bathin saya, di kawasan itu tak hanya ada akar gaib saja, tetapi banyak tersimpan senjata-senjata peninggalan kerajaan Majapahit yang dibawa oleh makhluk halus ke tempat itu” ungkap KH. Syaiful Hadi.

Senjata-senjata tersebut, kata KH. Syaiful Hadi, bisa diambil namun harus melakukan tirakat terlebih dahulu. “Jadi tidak sembarangan orang lalu bisa mengambilnya, tetapi harus menggunakan kekuatan Ilahi karena yang menyimpannya adalah para makhluk halus yang menunggui kawasan itu”.

loading...

Share This: