Mitos Penunggu Bengawan Solo

Hai semua, makasih buat kak jhon yang sudah mau post cerita saya, sudah bangun belum ini, atau saya yang kepagian post ceritanya, maklum lagi gak ada kerjaan *hehe. Dan buat para member saya suka cerita-ceritanya, ada yang lucu, seru, seram, komplit lah pokoknya, saya suka ceritanya sezgina fradah, bagus asyik ngikutinnya, kadang ikut bayangin gimana kalau saya juga punya indra keenam, ah ngayal ni emak-emak *hehe.

Gak mungkin lah, orang saya sendiri saja penakut kok sampai punya indra keenam, bisa-bisa tiap hari pingsan lihat yang begituan. Penakut tapi suka baca cerita seram, gak masuk akal nih orang *hehe. Tapi memang itu adanya, dan kadang kalau dirumah jadi parno sendiri saya, suka clingak-clinguk sendiri kalau lagi gak ada orang, kebawa ceritanya teman-teman ini, *hehe.

Ya sudah balik kecerita, saya mau berbagi cerita tentang jalur sungai bengawan solo yang ada didesa saya, kebetulan rumah saya dekat dengan sungai bengawan solo, desa saya dulu berada dipedalaman kota Cepu, *ndeso gitulah dulu rumah saya *ndeso tapi asri, saya suka sekali pemandangannya. Tapi sekarang saya menetap dikota Tuban, jadi orang pesisir pantai gitu, yang dulunya pesisir bengawan *hehe.

Nah di bengawan solo yang ada didesa saya ini kata eh katanya ada penunggunya loh, yaitu si buaya putih. Kalau kalian lagi main didaerah saya dilarang sembrono main di bengawan karena si buaya putih ini sering mengincar orang yang dari luar desa bukan orang desa sendiri. Sering kejadian kala itu ada anak luar desa lagi main kerumah temannya didesa saya dan mereka mandi ke bengawan solo.

Eh tapi sekalinya dia nyemplung itu langsung gak nongol lagi. Terus itu anak dicari lah sama penduduk, diselamin sana sini tapi gak ketemu. Nah waktu sudah lama itu anak gak ketemu tiba-tiba muncul mengambang ditempat dia nyebur tadi dalam keadaan sudah tak bernyawa, seram ya. Aneh juga padahal sudah diselamin diubek itu daerah gak ada hasil, tapi ternyata gak kemana-mana itu mayat, nongolnya disitu juga, dan padahal kan air bengawan itu ngalir gitu toh.

loading...

Nah di bengawan solo ini juga dilarang sesumbar buat orang yang ngerasa jago renang atau apalah, pernah ada penambang emas yang gak percaya sama hal gitu, terus dia sesumbar “ah melewati bengawan solo gini saja sudah biasa saya, sudah banyak sungai dan bengawan yang pernah saya jelajahi tapi gak masalah”. Begitu lah kira-kira sesumbarnya, dan rasain itu orang waktu mau menepi setelah selesai menambang emas, orang tadi kesulitan untuk menepi, kayak menetap ditengah terus gitu.

Walau itu orang sudah berusaha keras berenang kepinggir, dipaksa terus tetap gak bisa. Akhirnya dia minta maaf kepada penunggu bengawan dan mencabut omongannya, lalu dia coba menepi lagi dan alhamdulillah bisa. Setelah itu kapoklah dia sesumbar disana, untung gak dibawa sama penunggu bengawan kayak cerita sebelumnya.

Orang desa saya sendiri juga pernah mengalami, saat mencari kece (sejenis kerang berwarna hijau, biasanya besarnya segede jempol kaki orang dewasa) untuk lauk makan. Kece biasanya hidup menancap dilumpur didalam air, jadi kalau nyari hewan ini mesti nyelam gitu sambil ngeraba-raba, nanti kerasa sendiri kalau megang bentuknya lonjong, halus terus dia menancap gitu berarti itu kece.

Nah disaat merasa cukup, saat tetangga saya itu mau pulang, dia berasa ada yang menarik kece hasil mencarinya tadi. Tetangga saya berusaha mempertahankan dan mencoba menariknya ketepi, sudah capek-capek cari gitu, tapi yang ada dia malah semakin ketarik ketengah, terus menerus seperti itu. Akhirnya tetangga saya mengalah dan melepaskan kece hasil mencarinya tadi.

Kalau gak dilepas takutnya dia ikut ketarik gitulah. Mungkin si penunggu belum ridho itu penghuni bengawannya mau di masak *hehe. Jadi intinya, kalau kita lagi bertamu kesebuah desa orang, dijaga lah itu sopan santun, biarpun kita gak percaya sama hal kayak gitu tapi baiknya kita saling menghormati, benar gak? Sekian.

Nurul Chayang Ifand

nurul ni'mah

Hay, sy lahir d desa terpencil di daerah blora, saya biasa di panggil mahmud sama author lain,salam kenal ya

All post by:

nurul ni'mah has write 23 posts