Mitos Untuk Bumil dan Anak Kecil yang Melegenda Part 3

Sebelumnya mitos untuk bumil dan anak kecil yang melegenda part 2. Hay, selamat pagi pembaca dan para calon bapak atau ibu. Ini adalah lanjutan mitosnya. Ok kita ke TKP.

  • Bumil di larang makan seafood.

Biasanya makanan ini dari daerah (pasti tahu kan). Seafood adalah makanan dari laut berupa hewan. Misalnya cumi, udang dan lain-lain. Menurut medis juga di larang, karena jika kita mengkonsumsi makanan mentah dari laut membahayakan janin, takutnya masih ada bakteri dalam makanan itu, karena tidak di masak sempurna.

  • Bumil di larang makan makanan mentah.

Bukan berarti gak boleh makan buah ya? *hehe. Makanan mentah ini adalah makanan yang di olah/di masak tidak sempurna. Misalnya seperti di atas dan juga daging/steak. Daging/steak yang cara masaknya di bakar adalah tidak sempurna, takutnya ada bakteri yang masih tertinggal. Itu juga berlaku pada telur setengah matang, dalam medis juga tidak diperbolehkan.

  • Bumil di larang makanan yang mengandung gas.

Misalnya durian, nangka dan masakan yang di hangatkan. Dalam medis juga tidak di anjurkan.

  • Bumil di larang makan tape dan nanas.

Tape sudah jelas membuat perut terasa panas karena kandungan alkoholnya, kalau nanas bagi bumil yang masih trisemester memang tidak boleh, karena bisa menyebabkan keguguran.

  • Bumil di larang makan makanan yang pedas.

Kalau pedasnya berlebihan tentu tidak boleh, karena perut tidak enak serasa panas. Kasihan dedenya kepanasan tuh, *hehe.

  • Bumil di anjurkan banyak minum air mineral.

Mitos ini juga di anjurkan dalam medis.

  • Bumil harus sering minum air kelapa.

Di usia kehamilan menjelang lahir sangat di anjurkan. Selain mengandung ion untuk tenaga, konon mitosnya supaya bayi rambutnya tebal dan kulitnya bersih.

loading...
  • Bumil di larang banyak minum es.

Sebenarnya bukan es yang salah, tapi campuran es tersebut, jika kita menambahkan gula otomatis calon bayi berbobot besar, dan nanti susah keluar kalau terlalu besar. Jadi harap kurangi manis-manisnya ya? (Kalau kurang manis lihat saja dwi, di jamin deh pahit seketika, *hihi).

  • Usia bumil yang sudah menjelang persalinan di harap sering meminum minyak klentik/minyak kelapa asli.

Konon klentik/minyak kelapa yang di olah sendiri di rumah bisa memperlancar proses persalinan.

  • Mengolesi minyak klentik di bibir ranjang tidur.

Tempat tidur yang menggunakan dipan kayu atau besi sih enak. Kalau sringbed mah apa yang mau di olesin? *hihi.
Konon jika mengolesi sambil berdoa tentang persalinan bisa lancar. (Dwi mah gak tau, *hihi, *coz nanti kalau ranjangnya di rubungin semut gimana coba? *hihi).

  • Bumil dan suaminya di larang menjahit.

Tadi dwi baca ada yang bilang bibir sumbing, tapi setahu dwi bukan sumbing, melainkan telinga bayi memiliki lubang kecil seperti tindikan. (*Coz dwi punya nih di dekat lubang telinga, dulu bapak dwi jahit bajunya pakai jarum tangan/dijahit dengan tangan).

  • Bumil di larang potong rambut.

Konon menghambat persalinan. (Tapi kalau gak di potong rambut rontok dong, *hehe).

  • Bumil di larang sering naik motor atau berkendara jauh.

Kalau gak ada perlu ya jangan, *coz jika sering naik motor apalagi di jalan yang bergelombang tidak baik untuk bumil yang masih trisemester (hamil muda). Kalau di pikir-pikir ya ada baiknya sih, *coz kasihan dedenya, *hehe.

  • Bumil di larang menjelek atau mengumpat orang lain.

Bumil ya harus jaga sifat, kalau ada orang cacat jangan di ejek, atau benci sama orang jangan di maki. Kalau tidak sengaja batin ngucap ya katakan amit-amit jabang bayi (ting bating torek). Konon anak kita akan meniru orang tersebut atau menyerupai orang yang kita ejek. (Dalam masyarakat masih percaya hal ini), tapi curang, giliran ada gambar artis ganteng atau cantik saja pada bilang “ih moga-moga nurun anakku” *hihi hayo siapa yang pernah bilang gitu?

  • Bumil di larang membuang sampah di depan pintu.

Biasanya kalau menyapu lantai pasti kotorannya di buang di depan pintu dan membiarkannya (hayo ngaku siapa? *hehe). Konon jalan lahir kotor dan menghambat persalinan, jadi yang rajin ya!

  • Bumil dan suami harus rajin jika berada di area kamar mandi.

Jika lantai kamar mandi kotor, harap di siram dengan air bersih bila perlu di sikat dan di bersihkan. Konon demi kelancaran lahir dan bayinya bersih. (Tapi ada bagusnya juga sih, karena selain kamar mandi bersih, sehingga tidak terpeleset).

  • Membuat selamatan 4 bulanan untuk bumil.

Konon untuk membuat sifat baik pada janin yang baru di beri ruh dan detak jantung.

  • Membuat selamatan 7 bulan.

Dimana saja pasti masih percaya kan? Selain ingin lihat itu bayi berkelamin cewek atau cowok juga supaya di beri doa keselamatan, kelancaran dan lain-lain.

Mungkin mitos bumil masih banyak yang belum tertulis atau belum dwi ketahui. Karena itu silahkan tambahkan sendiri, tapi alangkah baiknya ambil saran/mitos ini yang menurut anda benar, selebihnya abaikan saja. Dwi akhiri mitos bumil dan anak ini, karena besok dwi akan menulis mitos khusus yang sudah lahiran. Cukup sekian dan terima kasih sudah membaca. Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Salam sejahtera bagi non muslim.