Mitos Untuk Bumil dan Anak Kecil yang Melegenda

Lagi-lagi yang namanya mitos adalah hal yang di anggap tabu oleh sebagian masyarakat. Tapi masih ada dari beberapa suku yang masih percaya tentang mitos-mitos itu. Entah karena seluk beluk terjadinya tempat atau daerah atau desa, atau entah karena menghindari dari sifat-sifat mistis sesat yang pernah di anut oleh beberapa warga di daerah itu dan lain-lain. Kali ini dwi akan membuka mitos yang pernah dwi dengar di masyarakat desa dwi dan daerah sekitarnya.

  • Bumil (ibu hamil) di larang makan di dalam kamar.

Konon katanya nanti anaknya loreng (berwajah warna-warni). Tapi mitos ini juga berlaku pada anak-anak. Ya mungkin ada baiknya juga sih, jika kita makan di dalam kamar otomatis membuat kamar jadi kotor dan bisa mengundang semut untuk buat rumah di kamar kita karena mencium sisa-sisa makanan yang kita makan. Jadi ya banyak juga yang nurutin nasehat ini.

  • Sebelum tidur, harap menyapu/mengibaskan tempat tidur.

Sepray atau kasur harus di kibaskan dengan sapu lidi yang berukuran kecil (beberapa biji lidi saja) gunanya ya membuat tempat tidur jadi lebih bersih dan nyaman. Tapi mitosnya adalah untuk mengusir makhluk astral yang sedang tidur di kasur atau ranjang tempat tidur anda.

  • Bumil di larang keluar selepas menjelang maghrib hingga petang.

Karena jika bumil berpergian di waktu itu akan di ikuti mahkluk lain yang mengincar bayinya. Terutama miss kunti, kalau di daerah lain mungkin ada yang percaya tentang tumbal atau semacamnya yang menganut ilmu hitam dan mengincar orang hamil dan melahirkan.

  • Bumil harus pakai jimat.

Misalnya gunting, jarum, bawang putih. Tanaman bengle/panglai dan dlingo (entah kalau di daerah anda apa namanya). Bawang dan 2 tanaman ini di buat menjadi gelang atau kalung lalu di pakai di perut dengan peniti/jarum dan gunting bayi (berukuran kecil yang bisa di lipat) atau ada yang di kaitkan di baju dalam bumil (senyamannya saja cara memakainya). Guna untuk menghindari hal-hal mistis yang saya sebutkan di atas. (Dulu dwi juga pakai, tapi setelah dipikir-pikir, kalau mandi dwi lepas ya sama saja bohong cara melindunginya. Sedangkan pada tahu kan kalau di kamar mandi adalah tempat ke 10 yang terangker di dunia, *hehe).

  • Di larang merokok, minum alkohol, narkoba, minuman bersoda dan minuman mengandung kafein.

Ya kalau mitos yang ini baru dwi pikir pakai akal sehat, karena memang gak boleh untuk bumil dan anak-anak balita. Jangankan anak kecil, orang dewasa juga di larang kan minum alkohol dan narkoba. Kalau ngerokok ya terserah mereka mau sakit perlahan atau cepat *koid, *hehe.

  • Bumil tidak boleh melangkah/berjalan melewati benda tajam di depannya.

Misalnya ada silet, pisau, jarum dan lain-lain yang menghalangi langkahnya. Mitosnya supaya tidak sakit seperti kena benda tajam saat melahirkan.

  • Bumil tidak boleh melewati kayu atau balok yang menghalanginya.

Ini sama saja dengan di atas, bumil harus melewati jalan yang benar. Kalau ada pintu ya lewat pintu, jangan lewat jendela ya, *hehe. Bukan-bukan, maksudnya jika ada kayu atau balok yang ada di jalan yang akan kita lewati. Alangkah baiknya di singkirkan dulu, baru kita lewat. Mitosnya guna memperlancar jalan lahir bayi. (Tapi ya ada untungnya juga sih, biar kita lebih sopan kalau mau lewat, dan bisa berlaku untuk semua orang, *hehe).

  • Bumil dan bayi jangan mandi sore-sore.

Maksudnya jangan mandi lewat dari jam 4 sore, guna menghindari hal-hal mistis. (Ya ada bagusnya juga sih, biar lebih rajin dan enak di pandang).

  • Bumil harus mandi jika habis tidur siang.

Mitosnya supaya bayi dan ari-ari (plasenta) tidak lengket saat mau keluar atau lahiran. Bisa juga hanya mengusap perut dengan air saja (bagi pemalas).

  • Bumil di larang duduk di tanah atau lantai tanpa alas.

Konon katanya seperti di atas, bayinya lengket. Kalau sudah terlanjur, harap bokong bumil di kibas-kibaskan pakai tangannya sendiri untuk menghindari kotoran yang menempel setelah duduk.

  • Bumil dan suaminya tidak boleh membuang sampah lewat jendela.

Ya memang dasar pemalas, bukan cuma bumil saja kok yang bisa buang sampah lewat jendela. Tapi para pemalas pun ikutan juga tuh. Konon katanya ada yang lewat di dekat jendela, jadi siapapun kita jangan buang sampah lewat jendela, nanti di kira mereka (astral) yang sedang lewat nyinggung perasaannya (*hehe cucok). Tapi bagi bumil ya biasalah menyangkut tentang lancarnya persalinan.

  • Bumil di larang keluar rumah saat terjadi gerhana bulan atau matahari.

Supaya tidak ada toh atau warna hitam di tubuh bayi. Ada yang bilang bumil harus bersembunyi di bawah kolong ranjang supaya tidak terkena cahayanya dan harus di taburi abu, ada juga yang membalikan/terbalik baju yang di pakainya. Ini berlaku juga pada unggas-unggas atau binatang. Unggas yang mengeram telurnya akan gagal atau busuk, itu sebabnya para peternak memberi abu pada petarangan telur ayam yang di erami induknya.

  • Bumil beserta ayahnya di larang membunuh atau menyakiti hewan.

Jika memang akan mengonsumsinya harus bilang amit-amit jabang bayi atau ting bating torek (sunda), gunanya kata-kata itu adalah untuk permisi pada jabang bayi supaya tidak terlahir cacat.

loading...

Selanjutnya baca di mitos untuk bumil dan anak kecil yang melegenda part 2.

Dwy Dwi Dandwi

Dwy dwi dandwi

Jangan baca ini sendirian ya… :D
by:
penulis amburadul horor dari lampung tengah.

All post by:

Dwy dwi dandwi has write 118 posts

Please vote Mitos Untuk Bumil dan Anak Kecil yang Melegenda
Mitos Untuk Bumil dan Anak Kecil yang Melegenda
Rate this post