Nasib Wanita Gemuk

Kenapa ya cowok itu jarang atau bahkan ogah pacaran atau punya isteri yang bertubuh gemuk? Padahalkan sama-sama manusia, sama-sama masih makan nasi. Wanita yang memiliki tubuh gemuk (gendut) itu bukan makan orang ya. Masih makan nasi juga. Jadi apa bedanya. Terus kalau wanita yang bertubuh gemuk itu selalu dilihat sebelah mata, dikucilkan, disepelekan, dijauhi sama cowok-cowok. Pada ogahan semuanya.

Nanti sekali dia langsing. Beh. Langsung *klepek-klepek sampai pada mimisan. Jadi pesanku jangan pernah menghina wanita yang bertubuh gemuk atau gempal. Cantik itu bukan hanya tinggi, langsing, atau apalah. Tapi cantik itu, bagaimana cara kita memandang dan bersyukur atas nikmat Tuhan. Bagi wanita juga, yang memiliki tubuh langsing, jangan pernah menghina wanita ekstra ya, karena bila loe nanti begitu. Apus loe (mamp*s).

Itu adalah curhatan hati seorang Gina. Karena aku dulu juga begitu. Semasa SMP sampai SMA kelas 1, ya aku gemuk, semua cowok ogah bahkan cewek sendiripun ogah mendekati aku. Sedih rasanya. Tapi, semenjak aku berubah, benar saja. Semua cowok pada modus. Bilang inilah, bilang itulah. Ngasih inilah, ngasih itulah. Aku paling anti sama cowok hanya mandang fisik. Kalau bagi cowok-cowok yang mau punya cewek langsing, tinggi, putih dan rambutnya panjang, maka “wahai para kaum adam, berpacaranlah engkau dengan kuntilanak” hadis Gina imajinasi. (Apa ada?).

Ya, kali ini ceritaku gak jauh-jauh ya. Masih pasal wanita bertubuh menawan yang terlalu indah untuk dilihat. Jadi dulu waktu aku masih kecil lah, entah umur berapa. Aku punya aunt atau bibi yang tinggal di Kuala Lumpur (KL) bernama Al Hikmah Yain Binti Sulaiman, sekarang sudah almarhumah. Dia bukanlah saudara kandung mamaku (bukan kakak atau adik kandung), masih saudara, tapi agak jauh gitu. Ini narasumbernya dari mamskydi alias Mother.

Dulu sewaktu kuliah, bi Hikmah atau Imah ini memiliki postur yang ide tambah al. Ideal. Singkatnya banyak yang jatuh hati sama dia, banyak yang ngelamar dia menjadi istri. Tapi karena dia mau fokus kuliah, akhirnya dia menolak. Sampailah ada seorang pria, sebut saja inisialnya PMS (inisial apa itu?). Jadi si PMS ini ngejebak bi Imah. Ya tahulah, agar bi Imah gak ada pilihan lain dan harus menikah dengan si PMS itu.

loading...

Bi Imah hamil duluan (maaf ya, kalau kata-katanya begitu. Tapi itulah fakta). Jadi bi Imah cepat dinikahkan sama PMS setelah kandungannya baru berumur 2 bulan. Alasan PMS melakukan itu, karena dia cinta mati sama bi Imah. Jadi tibalah saat bi Imah hamil besar. Selain perutnya yang besar (karena sudah normal), pipinya terlihat chubby, lengannya membesar serta pahanya. Istilahnya sudah tak menawan seperti dulu.

Singkatnya bi Imah melahirkan. Singkatnya lagi, sudah beberapa tahun kemudianlah, bi Imah hamil dan melahirkan lagi. Merekapun mendapatkan dua anak. Sewaktu dianak pertama, berat badan bi Imah gak terlalu naik dibandingkan anak yang kedua ini. Berat badannya mencapai 105 KG. Sang suami merasa kalau Imah bukanlah Imah yang dulu, yang menawan, yang aduhai, tapi sekarang Imah sudah. Begitulah.

Jadi pada suatu hari, si suaminya ini pulang kerjalah, terus suaminya ngomong sendiri (sekalian menyindir bi Imah) disaat bi Imah nganterin teh buat suaminya. (Di terjemahkan ke bahasa indonesia) “bayangkan. Enak kalilah kalau pulang-pulang dibuatkan teh sama istri”. Mendengar itu, bi Imah senyum-senyum sendiri (masih didekat sang suami), “tapi?” lanjut si PMS “lebih enakan lagi kalau yang ngebuatinnya itu istri yang menawan dan berdandan cantik untuk menyambut suami”

Dari situlah bi Imah langsung drop. Bi Imah gak menyangka, apa yang baru dikatakan suaminya itu. “Apa dia merasa menyesal menikahiku, kalau tahu keadaanku sekarang yang *kucel, gak merawat diri lagi, karena sibuk ngurusin anak dan sudah gendut”. Bi Imah sedihnya bukan main. Singkatnya, setelah mendengar suaminya bilang begitu, bi Imah menelepon mamaku, karena dia tertarik melihat mamaku yang masih langsing walau sudah menikah.

Jadi ditelepon, bi Imah hendak kerumah atok dan oma (mama/kami dulu masih tinggal sama atok dan oma). Sampai dirumah atok, semua orang rumah (orang-orang yang tinggal dirumah atok) terkejut. “Terkejut? Terkejut kenapa?” yang penasaran, follow my story “nasib wanita gemuk part 2”.

Fiolin Fradah

Sezgina F.S Fradah

Thank you for reading my stories.
Thank you for liking my stories
Thank you so much…
Terimakasih,Thank you,Arigato gozaimasu, kamsahamnida,Xie-xie,Merci bien,Dankejewel,Matur nuwun,Tarimo kasih,Hatur nuhun,Bujur…

All post by:

Sezgina F.S Fradah has write 94 posts

Please vote Nasib Wanita Gemuk
Nasib Wanita Gemuk
4.5 (90%) 2 votes