Ngerjain Orang Malah di Takuti yang Asli Bagian 2

Sebelumnya ngerjain orang malah di takuti yang asli. Hai guys, semua reader setia KCH, kali ini saya akan melanjutkan cerita saya yang sudah amat lama belum aku lanjutin, nah mumpung ada waktu jadi aku akan lanjutkan sekarang, simak baik-baik.

Gemblong sudah berlari dan sampai dirumah Toglek, sedangkan aku dengan Toglek, masih bersembunyi dibawah pohon besar, karena bocah tadi yang mengira itu pocong benaran ternyata manggil kakeknya.
“Di sana tadi, ada disana kong!”.
“Mana sih mana? Orang nggak ada apa-apa kok katanya ada pocong”.
“Iya tadi ada disana”.
“Kamu timpukin batu saja sana, ngkong mau istirahat nih”.

Si engkong masuk rumah dan kedua bocah itu langsung nimpukin area si gemblong beraksi tadi dan nggak tanggung-tanggung batunya juga lumayan besar. Kini aku dan toglek yang ketakutan, takut kena timpuk, jadi kami pun merunduk dan mencoba melindungi diri dan kepala tentunya dari timpukan batu anak-anak tadi, tidak lama kemudian si bocah pergi.

“Ah sudah nggak ada nih, pocongnya takut, sudah pergi”.
“Iya, kita masuk rumah saja yuk, takutnya entar keluar lagi”.

Mereka masuk rumah, lalu aku dan Toglek langsung berlari tunggang langgang sambil menahan tawa. Sesampainya di rumah toglek tawa pun pecah, kami bertiga langsung tertawa tanpa habis, karena itu adalah pengalaman menakuti orang yang sangat lucu. Habis itu kami keluar dan pura-pura nggak tahu apa-apa, kami melihat kedua bocah tadi ada diluar lagi, toglek memanggil mereka.

“*Woy, bocah! Ngapain kalian?”.
“Anu bang, tadi ada pocong disitu sambil menunjuk kebun”.

Toglek langsung memalingkan wajahnya karena dia menahan tawa, begitu juga aku dan Gemblong.

“Kenapa lu bang?”.
“Enggak, makanya kalau malam di rumah saja jangan main diluar”.
“Jangan-jangan lu yang nakutin ya bang?”.
“*Yeh jangan asal tuduh lu, buktinya apa?”.
“Ah sudah ah bang, maaf ya, kami mau masuk rumah saja deh kalau begitu”.
“Ya sudah sana”.

Mereka masuk, dan kami saling pandang dan tertawa, rasanya malam itu tawa kita ber-3 tiada habisnya, sampai terdengar suara mendehem yang agak keras. “*Ehemm” kami langsung berhenti tertawa.

“Glek, mblong kalian dengar nggak?”.
“Dengar dengar!”.
“Suara siapa tadi ya?”.
“Gak tahu juga”.

Kami tengak tengok dan tanpa sengaja kami berbarengan menengok ke arah pohon pisang di kebun.

“*Njih apaan tuh”.

loading...

Sosoknya cuma sedikit saja yg muncul

“*Woy, siapa tuh!”.

Setelah di teriakin langsung dah dia meloncat dan “*bwaa pocong *nj*r!”. Kami langsung berlari masuk rumah, dan akhirnya aku dan Gemblong menginap di rumahnya Toglek. Tamat, maaf kalau ceritanya malah ngocok perut, namanya juga cerita lucu *haha, add facebook dan nomor Whatsapp aku ya, buat tambah teman.

Facebook: Adymas Art
Nomor WA: 0853 3601 9070

Adymas Art

Adymas Art

Seorang yg suka ngedit foto ,tapi sering diganggu setan ,,…….
suka nonton anime (Naruto,Boruto,Boboiboy Galaxy),suka baca/tulis cerita jangan lupa di add
Fb: Adymas Art
Instagram:@adymas_art

All post by:

Adymas Art has write 98 posts

Please vote Ngerjain Orang Malah di Takuti yang Asli Bagian 2
Ngerjain Orang Malah di Takuti yang Asli Bagian 2
5 (100%) 2 votes