Pabrik Penggiling Daging

Penggiling Daging adalah urban legend menakutkan tentang dua anak yang hilang, bertahun-tahun yang lalu, disebuah pabrik pembungkus daging milik seorang petani bernama John di Tuscon, Arizona. Menurut legenda setempat, penggiling daging di pabrik pembungkus daging milik seorang petani bernama John di tengah kota Tucson dihantui oleh dua sosok hantu anak kecil yang terbunuh.

Pada tahun 1964, rumah jagal dan pabrik pengepakan daging dimiliki oleh seorang pria bernama Warren James. Dia memiliki dua anak, Sarah yang berusia 8 tahun dan Nelson, yang berusia 6 tahun. Suatu siang, pada awal Oktober, Mr James sangat senang saat anak-anaknya turun untuk mengunjunginya ditempat kerja. Pengasuh mereka, Miss Stiles, telah membawa kedua anak itu untuk kunjungan singkat.

Dia mengantarkan mereka ke kantor ayah mereka dan menyuruh mereka menunggu disana sampai dia siap meluangkan waktu bersama mereka. Lalu, dia pergi untuk istirahat sejenak. Nona Stiles baru saja meninggalkan anak-anak itu selama beberapa menit, tapi ketika dia kembali, dia terkejut saat mengetahui bahwa kantor itu kosong dan kedua anak itu pergi. Karena tidak dapat menemukan mereka, dia mengingatkan ayah mereka.

Mr James segera mematikan jalur produksi dan meminta pegawainya untuk membantu mencari anak-anak yang hilang. Mereka semua berjalan mengelilingi pabrik pengemasan daging, melihat kebawah meja dan memindahkan mesin, tapi tidak ada tanda-tanda Sarah atau Nelson dimanapun.

Pada saat ini, Mr James menjadi panik. Dia memutuskan untuk menghubungi polisi dan melaporkan kedua anaknya yang hilang. Segera setelah itu, sebuah mobil polisi berhenti dan dua petugas datang untuk melakukan pencarian yang lebih teliti. Setelah menghabiskan berjam-jam menyisir pabrik, polisi tidak menemukan jejak anak-anak yang hilang. Sepertinya mereka telah menghilang entah kemana.

Seminggu berlalu dan tidak ada tanda-tanda Sarah dan Nelson. Polisi menduga ada pembunuhan dan tim petugas dikirim keseluruh bangunan pabrik. Kali ini, mereka memeriksa mesin pengolahan daging dengan sangat teliti dan akhirnya terjawab sudah. Mereka menemukan apa yang tampak sebagai bekas jenazah manusia, bersarang didalam pisau tajam penggiling daging.

Seluruh pabrik segera ditutup dan perintah penarikan untuk semua daging yang baru saja beredar keluar meninggalkan pabrik. Alasan resmi yang diberikan adalah “terdapat kontaminasi yang ditemukan pada daging”. Dalam beberapa hari, polisi mengeluarkan surat perintah penangkapan paman anak tersebut. Saudara laki-laki James memiliki sejarah panjang yang secara mental tidak stabil.

loading...

Pekerjaannya dipabrik melibatkan pemberian daging ke penggiling daging. Sama mengerikannya dengan perenungan, polisi percaya bahwa orang gila itu telah membunuh keponakan dan keponakannya. Ketika mereka menyampaikan kabar mengerikan itu kepada Mr. James, orang yang hancur itu putus asa dalam keputusasaan. Polisi harus menjelaskan kepada ayah yang berduka bahwa saudaranya sendiri telah memberi makan mayat anak-anak miskin kedalam rahang yang menunggu penggiling daging.

Beberapa hari kemudian, meski sisa-sisa Sarah dan Nelson belum ditemukan, mereka secara resmi dinyatakan meninggal dunia. Karena publisitas yang mengerikan, tidak ada yang mau menerima daging dari pabrik dan segera gulung tikar. Tak lama kemudian, mayat James ditemukan tergantung disebuah loker daging pabrik. Setelah kematiannya, pabrik daging itu dijual dan selama bertahun-tahun, pabrik tersebut selalu berpindah tangan.

Sepuluh tahun kemudian, pemilik baru tersebut mulai menghubungi polisi untuk melaporkan pelaku misterius dipabriknya. Menurut karyawan yang bekerja disana, seorang gadis kecil dan anak laki-laki terus-menerus terlihat berkeliling gedung. Hal-hal menjadi semakin buruk saat karyawannya yang ketakutan mengaku pernah melihat pria dewasa melemparkan dua anak kecil kedalam penggiling daging. Ketika para pekerja bergegas menghampiri orang yang gila itu, dia menghilang di udara.

Akhirnya, karyawan berhenti dan menolak bekerja di pabrik tersebut, mengatakan bahwa pabrik itu berhantu. Segera, pabrik itu ditinggalkan dan dibiarkan runtuh. Namun, itu bukan akhir dari insiden aneh tersebut. Pada tahun 1984, dua puluh tahun sehari setelah anak-anak itu lenyap, seorang petugas keamanan yang berpatroli didaerah tersebut menemukan mayat seorang pria yang berantakan yang tergantung di loker daging pabrik.

Setelah dibawa kekamar mayat, pria tersebut diidentifikasi sebagai Warren James, paman dari anak-anak yang hilang. Entah kenapa, pemeriksa medis menemukan kata-kata “aku membunuh mereka” diukir diatas dadanya. Mereka mengatakan bahwa, setiap tahun, selama bulan Oktober, hantu dua anak muda dapat terlihat berjalan disekitar bangunan pabrik penggiling dagin yang ditinggalkan. Pada malam Halloween, menurut legenda, bayangan-bayangan seorang pria bisa terlihat tergantung di loker daging, sementara sosok lain terlihat membuang dua tubuh kecil kedalam mesin penggiling daging.

Ira Sulistiowati

Ira Sulistiowati

Jalani hidup ini penuh dengan tawakal.

All post by:

Ira Sulistiowati has write 43 posts