Pabrik Sirup Angker

Assalamualaikum, terlebih dahulu saya perkenalkan diri nama saya syahtila rizqi rajabi bisa di panggil jabi jangan lihat dari syahtilanya, saya ini laki laki. Ini cerita saya dan kawan-kawan semasa dulu waktu kelas 5 atau 6 SD (sekarang saya kelas satu SMP) jadi waktu itu saya suka mendengar cerita tentang pabrik sirup yang angker dan konon terdapat jin atau hantunya juga.

Dulu juga pernah saya dengar cerita kalau di pabrik sirup itu, sang pemilik pernah di bukakan mata batinnya dan melihat apa yang terjadi di pabrik sirupnya. Dan saya juga mendengar cerita dari istrinya saudara kakek saya atau bisa di bilang nenek saya juga kalau disitu angker dan juga berhantu, bahkan kalau tidak salah ada genderuwonya. Nah sekarang ini cerita punya saya, waktu itu saya dan teman-teman pergi ke pabrik sirup itu (sebenarnya saya yang penasaran tapi saya penakut *hehe).

Saya pergi melewati sawah yang ada di kampungku (maklum aku tinggal di kampung dan kampungku ini masih ada sawahnya). Ketika kami sudah ingin sampai, kami melewati barisan pohon bambu terlebih dahulu, setelah itu sampailah saya di pabrik sirup itu, saya merasakan aura yang berbeda dari yang di luar pabrik. Seperti saya sudah memasuki gerbang gaib dan penjelajahan pun di mulai.

loading...

Saya dan teman-teman saya berkeliling pabrik sirup dan melihat pabrik yang sudah sedikit hancur tapi masih berfungsi dan ketika lebaran saya masih suka menikmati sirup dari pabrik itu. Kembali ke cerita, setelah itu saya dan teman-teman bertemu dengan satu lagi teman saya yang sedang menemani seorang bapak-bapak “lupa namanya” sedang membawa senapan entah untuk apa.

Mungkin untuk menembak burung, lalu saya dan teman duduk di sebuah pancuran air. Walau sudah sedikit tidak berfungsi dan sambil melihat ikan di barengi canda tawa antara teman. Tapi tetap saja saya merasa tidak nyaman pada waktu itu, namun perasaan penasaran saya masih ada dan setelah itu saya pulang ke rental play station (PS) (rencananya muncul saat sedang bermain PS). Dan setelah itu beberapa hari kemudian saya mengajak teman-teman saya ke sana lagi namun tidak ada yang mau. Sudah dulu ya maaf tidak seram tapi ini kisah nyata.
WhatsApp: 0877 8813 2748

KCH

Syahtila Rizqi Rajabi

Sekedar kembali mengingatkan. "Jangan pernah baca ini sendirian" :)

All post by:

Syahtila Rizqi Rajabi has write 2.657 posts