Pacar Hantu Part 3

Cerita sebelumnya pacar hantu part 2. Mereka pun turun dan mencoba semua wahana yang ada dipasar malam ini dari kincir angin, kapal, kuda-kudaan, dan mobil-mobilan. Gugun merasa sangat senang hari ini, gugun dan lita pun duduk dipinggir jalan beristirahat sejenak sambil memakan bakso bakar, dan minuman sambil melihat mobil yang melintas dijalanan. Jam menunjukan pukul tengah malam. Tapi gugun tidak takut karena ada lita yang menemaninya.

loading...

“Eh lita apa hantu bisa lapar?” tanya gugun.
“Bisalah” terus caranya makan gimana?”.
“Gampang lah pakai kaki”.
“Eh serius tahu lita, canda mulu”.

“*Hehe, hantu itu makan dengan mencium aromanya saja”.
“Terus kalau yang aku makan ini kamu bisa?”.
“Tidak bisa, aku biasanya makan yang seperti buat persembahan gitu gun”.
“Seperti orang china gitu ya”.

“Iya kayak gitu, aku cium aromanya saja sudah kenyang”.
“Kalau minuman sama saja kok”.
“*Hm gitu ya, kalau tembus tembok?”.

“Aku tidak bisa lah, aku arwah mana bisa tembus tembok, aku belum mati tahu, cuman koma saja”.
“Oh iya ya aku lupa, yuk pulang” pinta gugun.
“Ok lets go”.

Gugun pun pulang dengan lita, gugun tersenyum sendiri. Baru kali ini gugun berkencan dengan arwah yang sedang mencari tubuhnya, tapi gugun harus membantunya karena dialah gugun terselamatkan dari tabrakan tadi. Keesokan paginya gugun mengambil sepeda motornya, dan mulai berangkat menelusuri rumah sakit didaerah Jepara. Gugun pun mencari dan mencari disetiap rumah sakit yang ada di Jepara tapi tidak ada hasil yang gugun dapat. Gugun hampir putus asa mencarinya dan gugun beristirahat sejenak.

“Aduh sudah sehari cari tidak dapat juga” keluh gugun.
“Gimana sudah ketemu?” tanya lita yang tiba-tiba ada disampingnya.
“Astaga lita buat kaget saja”.
“Gitu saja marah”.

“Iya habisnya muncul tiba-tiba”.
“Kan aku arwah, gimana?”.
“Belum ketemu aku sudah cari seharian, aku cuman pakai ceritamu untuk buktinya”.
“Cerita yang apa?”.

“Cerita kamu yang tertabrak, lalu koma selama 4 tahun” ucap gugun meneguk minumannya.
“*Hm, mungkin tubuhku tidak ada di Jepara gun, mungkin disuatu tempat bukan didaerah sini” ucap lita.
“Mungkin saja, sudah aku lanjutkan besok saja lah lita, aku mau pulang, aku sudah *tepos nih naik motor terus” ucap gugun.

“Ya sudah lah gak apa-apa kok, aku ikut ya”.
“Kan kamu bisa terbang lita”.
“Memang superman”.
“Terus kenapa kamu bisa tiba-tiba ada disampingku?”.

“Karena aku ngikutin kamu, dan aku tidak tampakan wujudku didepanmu”,
“Oh gitu ya, iya sudah baik *beb”.
“*Beb apa bebek gugun?”.

Lita pun pulang bersama, sambil menaiki motor mereka bercakap-cakap tentang hal yang menarik membuat lita tertawa. Gugun yang suka humor membuat lita tertawa terus dan lita yang pintar gombal membuat hati gugun *baper dengan lita. Keesokan paginya gugun harus ke Semarang untuk menemui neneknya untuk acara pengajian dirumahnya. Cuaca yang tak begitu bersahabat membuat gugun harus melajukan motornya sedikit cepat karena takut hujan. Sesampainya dikota Semarang, tiba-tiba saja Semarang diguyur hujan, gugun berteduh disebuah ruko.

“Huh, dinginnya gun” ucap lita.
“Bukanya kamu arwah? Kok bisa ngerasain”.
“Bisalah, aku sudah bilang berapa kali, aku belum mati gun”.
“*Hehe, sini aku peluk”.
“*Ogah bau keringat kamu, entar menular lagi”.
“Nih hantu ada juga sok-nya ya *hadeh”.

Terlihat seorang ibu, sedang berjalan ditengah hujan. Terlihat ibu itu melewati 2 preman yang sedang berteduh juga, tak jauh ibu itu melewati preman itu, tiba-tiba preman itu mengambil tas ibu itu dan berlari. Gugun yang melihat itu, langsung berlari mengejarnya, mereka berlari kearah lorong sepi.

“Hey kembalikan tas ibu itu dasar preman!” teriak gugun.
“Kamu bocah jangan sok jago kamu”.
“Aku bukan sok jago bang, tapi setiap manusia harus menolong”.
“Gugun lari sajalah, jangan lawan mereka aku takut kamu kenapa-napa gun” ucap lita.
“Sudah tenang saja deh lita”.

Gugun pun melawan dengan sepenuh tenaga, tak lama gugun melawan mereka gugun pun menang dan mengambil tas ibu itu kembali. Saat gugun berjalan untuk kembali, tiba-tiba seperti ada yang menusuk punggung gugun dari belakang, dan preman itu pun lari. Gugun pun jatuh tak berdaya, darah keluar dari belakang perut gugun, lita yang melihat gugun menangis. Tak lama bantuan pun datang, ibu itu membawa gugun kerumah sakit untuk mendapatkan pertolongan. Tak berapa lama gugun pun sadar dari pingsannya.

“Dimana aku?” ucap gugun melihat sekelilingnya.
“Kamu dirumah sakit gun, kamu hampir mati tadi” ucap lita.
“Lalu kenapa kamu tidak menolongku saat ditusuk dari belakang” ucap gugun.
“Aku tidak bisa menolongmu disiang hari karena aku tidak ada kekuatan”.
“Jadi hanya malam kamu bisa?”.

“Iya hanya malam saja aku bisa bantu kamu, karena siang percuma, aku tidak bisa menyentuh manusia”.
“Gimana keadaan kamu dik?” tanya ibu itu.
“Masih sedikit sakit tante” ucap gugun memegang lukanya.
“Nama saya tante mila dik, tante pergi sebentar ya dik” ucap ibu mila.
“Iya tante”.

“Sepertinya aku kenal dia deh gun” ucap lita.
“Sok tahu kamu ketemu saja baru ini”.
“Iya benar seperti dekat banget denganku”.
“Jangan-jangan?”
“Jangan apa?”.
“Gak apa-apa kok”.

Gugun pun tidur dan beristirahat, tak lama gugun tidur terdengar suara orang sedang menaruh makanan dan gugun pun terbangun.

“Eh kamu sudah bangun dik?”.
“Iya tante”.
“Ini tante belikan makanan, dimakan ya tante mau keruangan anak tante”.
“Anak tante sakit juga?” tanya gugun.

“Anak tante sedang koma, dan sudah bertahun-tahun tidak bangun-bangun dari komanya dik, tante sedih sekali”.
“Namanya siapa tante? Sudah berapa lama dia koma tante?” tanya gugun yang penasaran sekali.
“Namanya lita, dia koma sudah 4 tahun dan umurnya mungkin sudah sepertimu dik” terang ibu mila.

Cerita selanjutnya di pacar hantu part 4.

Gugun

gugun

nama:gugun
tinggi:165cm
berat:50kg
hoby:membaca,dan menulis karangan

jangan lupa baca ceritaku ya hanya di kch
jangan pernah baca ini sendirian

aku suka buat cerita horor yg sedikit di bumbui pertemana dan horor yg sadis seperti mutilasi

ok salam knl semua

facebook: Nak gugun
email: [email protected]

All post by:

gugun has write 48 posts

Please vote Pacar Hantu Part 3
Pacar Hantu Part 3
Rate this post