Pamali Bernyanyi di Kamar Mandi

Orang dulu bilang kita tidak di perbolehkan untuk bernyanyi di kamar mandi, mereka selalu bilang “pamali”. Namaku Salfa aku memang hobby bernyanyi dan aku selalu bernyanyi jika mandi, main, atau kegiatan lainnya. Saat itu aku di ajak oleh om untuk merayakan tahun baru di sebuah villa di puncak. Setelah siap-siap kami berangkat, alangkah senangnya aku hingga tidak terasa waktu berlalu begitu cepat hari mulai malam aku sampai di villa.

Aku mengelilingi villa ini sampai menemukan sebuah kamar tidur yang di dalamnya terdapat kamar mandi lalu. “Ma, kamarku di sini ya” teriaku dari atas. “Iya, mandi dulu sal” jawab mamaku, aku tidak menjawab langsung masuk dan membereskan barangku setelah beres aku masuk ke kamar mandi itu, menyalakan air hangat dan menampungnya di bathub.

Setelah air terasa cukup aku pun merendamkan badanku di bathub sambil bernyanyi-nyanyi hingga. “Sal. Jangan nyanyi cepat mandinya terus makan” begitu mamaku berteriak. Setelah selesai mandi kami berkumpul di ruang makan, omku bercerita. Sal, kamu tadi nyanyi? Di sini ada pantangannya tapi kamu melanggarnya, kamu tau di belakang villa ini ada taman tempat di mana Sarah di bunuh oleh sahabatnya Dila tau kenapa?

loading...

Sarah sama seperti kamu hobby bernyanyi, suaranya merdu seperti kamu Dila iri karena Sarah selalu dapat pujian. Dan tau yang di lakukan Dila? Dia memukul Sarah dengan batu karena shock, Sarah meninggal. Dila lari dan terperosok ke jurang, makanya di sini ada pantangannya, begitu ceritanya.

Dari situ suaraku serak berhari-hari hingga aku tak bisa bernyanyi dan di vonis radang. Ini pelajaran buatku, jangan nyanyi di kamar mandi jika sudah kebiasaan akan menimbulkan dampak negatif. Sekian cerita dariku dengan judul pamali bernyanyi di kamar mandi.