Pantulan Penampakan Pocong di Cermin

Kejadian ini terjadi pada tahun sekitar 2000 an berdasarkan cerita dan pengalaman abang saya. Dan yang bikin seram adalah kisah ini asli, kisah nyata. Jadi gini ceritanya saat itu cengkareng barat, Jakarta Barat, sedang diadakan pematian listrik bergilir oleh PLN. jadi sudah bisa ditebak bahwa daerah cengkareng barat lebih tepatnya jalan bambu kuning jadi gelap gulita.

Nah menurut cerita abang saya, waktu itu malam hari sekitar pukul 11:30 atau setengah 12 malam dia dan beberapa temannya sedang asyik mengobrol ngalor-ngidul. Lalu tiba-tiba perut dirasa lapar berkelilinglah mereka berempat untuk membeli gorengan dan melihat keadaan sekitar ketika mati listrik. Dengan berbekal beberapa senter dan sarung mereka berkeliling. Nah ketika mereka baru setengah jalan menuju tukang gorengan salah satu teman abang saya yang bernama ubay memainkan senternya keatas pohon kelapa dan menggoyang-goyangkannya.

Lalu abang saya si budi namanya nyeletuk “bay jangan maenin senter kayak gitu luh, entar kalo penunggunye marah gimane?”. Lalu dia mematikan senternya dan kemudian dinyalakan lagi. Tapi kali ini dia menyenter kearah pecahan kaca yang tepat mengarah ke pohon kelapa dan ceremai. Tiba-tiba ubay berhenti berjalan lalu berkata “weh.. weh itu apaan tuh weh?”. Dengan gemetaran “mane-mane?”.

Abang saya dan temannya penasaran. Tanpa disengaja sesosok misterius dengan perawakan seperti guling yang kotor, tali yang membulat diujung dan agak samar mencerminkan sosok pocong yang menyeramkan. Kaku sekujur badan mereka menyadari sosok yang mereka lihat adalah pocong. “Weh badan gue kaku!” teriak ubay yang dibarengi dengan istighfar abang saya dan temannya.

loading...

“Alloh u akbar! alloh u akbar!”. Cepat lari mereka berempat kembali ke rumah masing-masing bahkan ada yang menginap dirumah salah satu teman abang saya karna saking takutnya dia. Menurut ubay yang melihat penampakan itu, pocong itu wajahnya agak mirip dengan tetangga yang baru saja meninggal karna kecelakaan. Namun menurut ustadz setempat itu adalah jin kafir yang menyerupai almarhum. Nah seperti itulah cerita nyata dari abang saya, tidak dilebihkan dan tidak dikurangkan, atas perhatiannya terimakasih.

Share This: