Pembasmi Kuntilanak

Nama saya Panji, saya akan menceritakan sebuah pengalaman saya yang amat tegang, langsung aja ke cerita. Kami bertiga memang pembasmi makhluk gaib yang mengganggu manusia sebut saja dua temanku Ari dan Dimas. Waktu itu kami mau sholat ashar, dan kami mendengar ada orang lagi ngobrol tentang seringnya kemunculan kuntilanak, lalu kami tanya kepada orang tersebut.

“Mas memang di mana sering muncul kuntilanak?” ucapku. “di villa kosong dek, tapi kalian jangan kesitu soalnya disitu adalah sarang kuntilanak” balas orang tersebut. Lalu kami tak ambil pusing dan kami bertiga berencana ke villa itu di jam 23.30 malam. Kami pun menyiapkan perlengkapan untuk mengusir hantu kuntilanak tersebut. Sesampainya di villa, pintu villa itu terbuka dengan sendirinya.

Kami pun masuk ke dalam villa dan ternyata memang benar, temanku Dimas mempunyai indra ke 6 jadi dia melihat banyak sekali kuntilanak di villa ini. Kami lalu bersiap, aku dan Ari memakai kacamata khusus hantu dan senapan peluru timah. Kami mulai menembaki kuntilanak satu persatu dan ada yang lari dan juga ada yang menyerang balik serangan dari kami.

Lalu aku coba melemparkan sebuah uang koin kuno (peninggalan kakek aku) ke arah kuntilanak yang mau menyerang kami. Dan kuntilanak itupun langsung terpental jauh oleh koin kuno itu. Lalu kami periksa seluruh isi villa dan setelah di bersihkan, ternyata tak satupun hantu kuntilanak itu berani datang ke villa ini lagi.

loading...

Share This: