Penampakan di Rumah Tante

Hai, namaku naumi, langsung saja ya. Waktu itu aku mau berangkat sekolah. Aku kan masuknya pagi dan aku naik sepeda, pada saat itu aku mampir dulu kerumah teman yang kebetulan aku lewat jalan itu. Rumah temanku itu gak jauh dari rumah tanteku. Pada saat aku mampir dirumah temanku, aku diajak temanku dan orang tuanya untuk berangkat bareng saja.

loading...

Teman: naumi, ikut aku saja yuk naik mobil supaya cepat sampai.
Aku: memang gak apa-apa?
Teman: gak apa-apalah, lo kan sahabatku.
Orang tua: iya naumi, bareng saja yuk ikut sama kami.
Aku: tapi sepedanya taruh dimana?
Teman: taruh sajalah dirumah tante lo.
Aku: iya, tunggu ya.

Pada saat aku ingin menitipkan sepedaku, aku memanggil tanteku dan kebetulan gorden jendela depan rumah tanteku sudah dibuka. Aku panggil-panggil gak ada yang nyahut. Aku lihat kejendela, waktu aku lihat kejendela, aku lihat sudah ada om dan anaknya 2 orang lagi duduk. Aku panggil lagi, tapi kok gak nyahut-nyahut. Sudah aku taruh saja diteras rumahnya. Sepulang sekolah aku mengambil sepedaku, kebetulan ada tanteku.

Aku: tante, kok tadi pagi naumi panggil gak ada yang nyahut?
Tante: pagi tadi tante belum bangun. Tante saja bangun jam 8.
Aku: oh, tapi tadi pagi naumi lihat dijendela om, fandi, dan fadlan sudah bangun duduk diruang tamu dekat jendela naumi panggil gak nyahut.

Tante: ah, masa. Tadi pagi saja belum ada yang bangun, bangunnya pada siang semua.
Aku: tapi tadi naumi lihat jelas dijendela!
Tante: naumi, tante percaya kok sama kamu. Tapi tante memang belum bangun tadi pagi.
Aku: tapi, iya.

Tante: mungkin itu penjaga rumah tante, kan penjaga rumah ini satu keluarga. Sudah jangan takut.
Aku: oh gitu. Ya sudah naumi pulang dulu.
Tante: iya, hati-hati.

Setelah aku tahu itu buka om, sepupuku dan itu adalah makhluk penjaga rumah itu. Aku jadi takut dan terus kepikiran soal itu. Selain itu, yang aku tahu dari orang-orang kebetulan rumah itu rumah yang cukup angker karena sering terjadinya penampakan yang menyerupai si pemilik rumah, tetapi tidak mengganggu. Cukup sekian dariku maaf kalau gak seram tapi ini nyata bukan rekayasa. Saya akhiri dengan wassalamualaikum wr, wb.

KCH

Naumi al faizah az zahra

Sekedar kembali mengingatkan. "Jangan pernah baca ini sendirian" :)

All post by:

Naumi al faizah az zahra has write 2,670 posts