Pengalaman Pertamaku

Selamat malam sahabat KCH, perkenalkan nama saya Nugraha berasal dari kota Jember, Jawa Timur. Umur saya 22 tahun dan ini pertama kali saya menuliskan pengalaman saya, kisah nyata yang berkaitan dengan makhluk gaib. Kejadian ini terjadi saat saya masih kelas 8 SMP. Sama seperti anak SMP pada umumnya waktu yang dihabiskan dengan bermain, belajar pun seperlunya kalau ada PR, kalau tidak ada ya lanjut bermain bersama teman.

Saya lahir diantara keluarga yang taat beragama, dari situ saya tau sedikit tentang ilmu agama. Kebetulan buyut laki-laki saya orang madura asli yang pada saat itu terkenal di daerah saya sebagai orang pintar. Entah ada hubungan atau tidak dengan kejadian yang saya alami saat itu. Pada suatu sore entah itu hari apa saya sudah lupa, saya mendadak jatuh sakit. Tiba tiba badan saya panas tapi saya merasa kedinginan dan menggigil.

Hal ini membuat orang tua saya panik dan langsung membawa ke dokter. Setelah pulang dari dokter saya meminum obat yang dokter beri, alhamdulillah rasa dingin yang saya rasakan perlahan hilang dan panas mulai mereda. Keesokan harinya rasa dingin yang membuat badan saya menggigil datang lagi disertai panas tubuh saya. Akhirnya saya dibuatkan surat izin untuk tidak masuk sekolah. 6 hari saya tidak masuk sekolah akibat sakit saya.

loading...

Menurut saya sakit yang aneh, pagi merasakan kedinginan dan badan panas namun sore menghilang kemudian tengah malam muncul lagi begitu seterusnya sampai malam ke tujuh bertepatan dengan malam jumat. Saya menempati kamar belakang arah menuju dapur, dan sudah kebiasaan kalau tidur selalu lampu saya matikan. Badan mulai terasa menggigil kedinginan kira kira jam 12.30 dan membuat saya bangun. Saya mendengar di ruang makan ada seseorang yang membuka tempat nasi, saya berfikir mungkin ayah saya lapar tengah malam dan makan.

Namun seperti biasa ayah tidak pernah makan selarut ini. Saya diam sambil mendengarkan gerak gerik orang yang ada di ruang makan itu, berhubung pintu kamar saya tidak saya tutup dan kebetulan ada gorden, saya fokus melihat ke arah pjntu kamar saya. Beberapa saat kemudian saya mendengar seseorang yang saya anggap ayah saya itu berjalan menuju arah kamar saya, suara kakinya terdengar saat berjalan menuju kamar saya dan tiba-tiba ada yang membuka gorden pintu kamar saya.

Saya kaget dengan seseorang yang membuka kain gorden pintu kamar saya. Badannya pendek, penuh bulu, rambutnya depannya botak tapi belakangnya gondrong, wajahnya keriput, matanya merah menyala, giginya bertaring, dan kukunya tajam saat membuka korden pintu kamar. Tiba-tiba saya terdiam menatap sosok itu, kira-kira 5 detik saya terdiam dan saat saya sadar bahwa itu adalah setan, lalu sosok itu menutup gorden dan berlari menembus dinding depan kamar saya.

Setelah itu saya langsung menjerit berlari ke arah kamar orang tua saya dan tiba-tiba badan saya mengeluarkan keringat dan rasa dingin yang saya rasakan. Serta panas tubuh saya tiba-tiba hilang dan kembali normal. Setelah ayah saya membuka pintu dan saya menceritakan apa yang sudah saya lihat barusan, saya mengajak ayah saya untuk memeriksa di kamar dan ke arah dapur, ternyata tidak ada apa-apa dan semuanya normal. Setelah kejadian itu saya minta untuk tidur bersama orangtua saya.

Keesokan harinya saya memutuskan untuk pergi ke sekolah karena sudah seminggu saya tidak masuk sekolah. Selama perjalanan menuju sekolah, saya melihat banyak sosok-sosok yang ada di pinggir jalan. Badannya hitam, tinggi, besar, memandangi saya. Langsung saya memeluk erat ayah saya yang kebetulan mengantar saya pergi ke sekolah. Saat memasuki halaman sekolah, saya terkejut dengan apa yang saya lihat. Banyak sosok-sosok aneh yang berlalu lalang di halaman sekolah saya.

Bahkan saat dalam kelas pun ada sosok perempuan memakai gaun putih yang lusuh dengan rambut panjang yang acak-acakan berdiri di pojok kiri papan tulis. Saya menjerit dan menceritakan kepada ibu guru tentang apa yang saya lihat dan setelah itu saya diantar ke UKS dan diantar pulang oleh guru BK. Setelah kejadian itu saya takut untuk keluar rumah, dan saya menangis dan tidak mau pergi ke sekolah. Akibatnya saya tidak masuk sekolah lagi selama 3 hari.

Setelah hari ke tiga saya diajak oleh orang tua saya ke tempat pak De, orang pintar seorang ustad dan beliau berkata bahwa indra keenam saya terbuka. Akhirnya saya disuruh untuk melawan dengan bacaan-bacaan ayat suci Al Quran saat saya melihat makhluk gaib dan alhamdulillah sampai sekarang saya sudah terbiasa dengan makhluk-makhluk gaib dan sudah saya anggap melihat manusia kalau melihat makhluk gaib. Terima kasih maaf kalau bahasanya ngawur, gak ada bakat buat jadi penulis. Kalau ada waktu saya ceritakan lagi lanjutan dari cerita ini, selamat malam.

KCH

Nugraha JS

Sekedar kembali mengingatkan. “Jangan pernah baca ini sendirian” :)

All post by:

Nugraha JS has write 2,704 posts

Please vote Pengalaman Pertamaku
Pengalaman Pertamaku
Rate this post