Pengen Lihat Hantu

Hai, kali ini saya akan menceritakan kisah nyata yang baru terjadi kemarin-kemarin (Gak tahu tanggal berapa). Jadi, cerita ini dimulai pada saat istirahat sekolah. Saat itu saya dan teman-teman saya sedang heboh ngerumpi, maklum anak remaja. Di tengah keasyikan kami, ada satu teman saya yang tiba-tiba menceritakan pengalaman pertamanya melihat hantu.

Aku yang belum pernah melihat hantu tentu saja penasaran dengan rupa hantu tersebut. “Bell, memang hantu itu kayak gimana sih?” tanyaku agak polos pada salah satu temanku, sebut saja dia bella. “Masa lo gak tahu sih? Hantu itu serem tahu” balasnya. “Ciaelah, gimana mau lihat hantu. Si indah mah jam 9 aja sudah tidur” ejek salah satu temanku yang bernama zahra membuat teman-teman yang lain ketawa. Aku hanya memanyunkan bibirku, memang benar sih aku selalu tidur jam 09.00 malam. Tapi memangnya hantu cuman muncul diatas jam 09.00 malam ya?.

“Indah, tapi lu serius mau lihat hantu?” tanya zahra yang kali ini terlihat serius. Sebagai jawaban aku hanya menganggukan kepala saja, masih baper dengan ejekan nya tadi. “Lo kan tidur sendiri, coba deh lo jangan tidur jam 9 dulu! Siapa tahu lo lihat hantu kan?” usul bella. Suasana menjadi hening, sampai tiba-tiba bel masuk berbunyi. Aku berjalan sambil menimbang-nimbang perkataan bella, usulan nya benar-benar membuatku harus berfikir 2 kali.

loading...

Malamnya setelah mengerjakan tugas, aku langsung berbaring di kasur. Kulihat jam weker yang terletak di atas meja sebelah tempat tidurku, sudah jam 08.55 malam. Biasanya jam segini aku langsung tidur. Apa yang harus aku lakukan agar tidak tidur? Pandanganku menerawang ke sekeliling sudut dan terjatuh pada televisi di depanku. Kuputuskan untuk menonton TV saja, kebetulan kata bella ada film hantu malam ini.

*Teng! Teng! Teng!

Jam besar di lantai satu sudah berbunyi, sekali lagi kulihat jam yang ada di handphone ku. Sudah jam 00.00 tepat. Tiba-tiba terdengar suara ayam di luar rumahku membuatku bergidik ngeri. Setahuku mama atau ayah tak memelihara ayam disini. Apa itu ayam jadi-jadian? Ah. Mana ada ayam kayak begitu! Kuputuskan untuk ke kamar mandi yang letaknya ada di loteng bawah. Tapi begitu aku keluar kamar, di luar sangat gelap gulita.

Dengan perlahan aku menuruni tangga, berharap kalau aku tak akan terjatuh. Tiba-tiba saja suasana menjadi dingin membuat tubuhku bergetar, aku merasa dibelakangku ada yang mengikuti. Aku teringat perkataan zahra saat dikelas tadi, kalau kita melihat hantu tubuh kita akan terasa kaku. Bahkan suara kita pun tak akan bisa keluar, aku menggelengkan kepalaku.

Disaat seperti ini aku tak boleh berfikiran macam-macam. Setelah sampai di depan pintu kamar mandi aku tidak langsung membukanya karna tiba-tiba kompor di dapur menyala. Dengan keadaan tubuh yang bergetar hebat aku berjalan menghampiri dapur untuk mematikan kompor. Setelah dimatikan ada yang mengetuk pintu dapur yang letaknya tidak jauh dari tempatku berdiri, muncul rasa takut di benak ku untuk membuka pintu.

Saat aku melangkah untuk mengecek siapa yang mengetuk pintu dengan tiba-tiba pintu kamar mandiku terbuka sendiri membuatku dengan cepat menengok, tak ada siapa-siapa. Sungguh saat ini jantungku sangat berdetak kencang, dan aku langsung berdiam kaku saat melihat sesosok makhluk di jendela dapur. Mukanya merah penuh darah, mulutnya bahkan menyeringai lebar sampai ujung bibirnya mengenai telinganya.

Aku langsung terdiam, dan detik berikutnya aku berlari kencang ke arah kamar. Aku tak tahu apakah dia tetap mengikutiku atau tidak, tapi yang jelas sejak saat itu aku tak pernah berani lagi tidur larut malam. Dan sejak saat itu pula aku tak pernah lagi melihat hantu itu, selalu lihatlah tempat di sebelahmu dengan ujung matamu. bagaimana kalau dia berada di sisimu saat ini?.

KCH

Suci indah sari

Sekedar kembali mengingatkan. "Jangan pernah baca ini sendirian" :)

All post by:

Suci indah sari has write 2.657 posts