Penghuni Loteng Atas Rumahku

Hai, perkenalkan namaku Afifa, ini cerita keduaku yang aku alami di rumah baruku. Waktu itu, ayah dan ibuku berencana ingin pindah rumah. Mereka sudah tahu tempat yang bagus untuk di tempati tapi firasatku sudah tidak enak tinggal disini. Sudah lama aku dan kedua orang tuaku tinggal di rumah tersebut dan di malam pertama suasana cukup mencekam.

loading...

Angin berhembusan kencang sekali, disaat aku mulai tidur, entah kenapa aku seperti mendengar suara aneh di atas loteng kamar tidurku. Mula-mulanya, suara anak kecil menangis dan terdengar suara orang tertawa. Aku mulai pergi ke suara tersebut. Aku ambil tangga kecil, lalu aku naiki tangga tersebut sampai diatas loteng. Setelah sampai di atas loteng rumah, aku melihat sesosok anak kecil sedang berdiri.

Dia mengenakan baju tangan panjang bermotif batik berwarna merah darah dan rok panjang merah. Rambutnya lurus dan panjang sambil tertiup angin malam. Kemudian aku bertanya “siapa kamu?” kataku. Tapi anak kecil itu tidak menjawab sepatah katapun. Lalu aku beranikan diri menghampirinya, tapi disaat aku mulai memegang pundaknya, akhirnya dia berbicara dengan suara yang parau.

“aku tia” jawab anak kecil itu “kenapa kamu disini?” tanyaku, “aku takut” kata anak kecil itu. “Takut kenapa?” kataku, “aku takut di bunuh oleh mamahku” jawab tia. “Mamah kamu mana?” tanyaku “mamah aku sudah mati dan aku harus mencari tumbal selanjutnya, dan tumbalnya yaitu kamu”. *Argh.. Tia membunuh afifa dengan pisau kecilnya untuk di jadikan tumbal.

KCH

Dawaini akustika

Sekedar kembali mengingatkan. "Jangan pernah baca ini sendirian" :)

All post by:

Dawaini akustika has write 2,660 posts