Penginapan Berhantu

Halo sobat KCH, namaku Andrew, aku mau cerita mengenai penginapan berhantu dan aku memang baru pertama kali nulis cerita di sini, tapi gak usah diurusin, mulai ya. Waktu aku kelas 5 semester 1 sekolahku mau diadakan retreat ke BlessingHills, Trawas. Waktu sampai disana senang-senang aja, waktu acara api unggun kira-kira jam 21:30 WIB, api unggun sudah selesai dan guru-guru menyuruh kami untuk tidur, dan akhirnya kami sampai ke tempat masing-masing.

Sesampai dikamar kami pun berencana untuk begadang sampai jam 00:00 WIB dan kami tidur, jam 12:00WIB kami lagi asik nonton tv, tiba-tiba ada suara perempuan duduk di ayunan taman, tapi aku hiraukan saja mungkin itu guru-guru lagi habisin sate yang sisa. Dan setelah jam 00:00 WIB kami pun tertidur. Paginya, kami bertanya kepada guru-guru, “Bu, kemarin ibu duduk di ayunan?” saya bertanya, “tidak..” jawab ibu guru.

“Ibu kemarin tidur di kamar ibu”. Aku berisik dalam hati “Terus kemarin malam siapa yang duduk disitu?”. Malamnya kami berencana untuk begadang dan keluar hotel untuk mencari tau siapa perempuan tersebut. Malam pun tiba, kami sekamar ada 10 anak dan semua mau mencari tau, jam sudah menunjukkan jam 12:30 WIB dan kami pun siap, dan kelihatan dari kejauhan ada yang berdiri.

loading...

Ciri-cirinya memakai gaun putih, rambut panjang dan kaki yang agak pendek. Kami pun berteriak ” Halo!!!!” tetapi perempuan tersebut tidak menjawab, lalu kami berencana untuk berjalan mendekati perempuan tersebut, ketika kami berjalan perempuan tersebut menghilang, kami sontak kaget, bulu kuduk ku mulai naik, dan ada suara bisikan “Kembali ke hotel atau kalian akan celaka!” lalu kami langsung berlari menuju kamar kami.

Paginya kami bercerita kepada guru-guru kami, lalu 1 orang yang berkerja sebagai Cleaning Service berkata dulu pemilik hotel ini meninggal karena penyakit serius dan nyawanya tidak diselamatkan dan akhirnya meninggal. Kuburannya terletak di dekat taman di hotel ini, ketika mendengar cerita tersebut kami langsung pulang dari hotel ini dan tidak mau mendatanginya lagi. Maaf kalau kurang seram karena ini cerita nyata. Dan maafkan aku karena ada kesalah pahaman. Terima kasih sudah membaca cerita saya.

Share This: