Penunggu Pohon Asem

Hi guys, sudah lama sekali saya tidak mempublish cerita disini. Kira-kira terakhir saya publish cerita disini sekitar akhir bulan ramadhan waktu itu, gak terasa ya, *hehe. Oke langsung saja kita ke cerita. Malam itu saya di suruh ibu saya jaga kios soalnya ibu saya mau ke acara pernikahan temannya. Di ujung jalan depan kios saya ada sebuah pohon asem, yang katanya angker sob.

Saat itu saya didampingi oleh sahabat saya, panggil saja Endrick (bukan nama asli) sekitar pukul tujuh malam. suasana di sekitar kios saya sepi sekali, tidak seperti biasanya. Tapi saat itu kita happy-happy saja, soalnya endrick bawa Play Station (PS) ke kios saya, kebetulan di kios saya sudah ada tv-nya.

Sekitar pukul sembilan malam kios sudah mau saya tutup, tapi saya urungkan niat itu, kan lumayan kalau ada yang beli. Suasana semakin sepi, nah disitulah awal ketakutan saya. Tapi saya tidak berani bilang ke endrick, soalnya gengsi. kami berdua tetap bermain PS hingga lupa waktu, ternyata jam sudah menunjukan kalau itu sudah jam setengah dua belas malam.

Kami berdua mulai memberesi dagangan di luar karena mau di tutup, tapi tiba-tiba, seorang cewek cantik datang menghampiri kami berdua, dia membeli roti dan sebotol air mineral. Wanita itu berlalu tanpa bayar dulu (setan juga ada ya yang pengennya gratisan), kami meneriaki wanita itu “cantik, cantik gak mau bayar!” dan dia menoleh ke arah kami, ya Tuhan wajahnya berdarah penuh belatung.

Kami berdua ketakutan dan langsung menutup kios. Malam itu juga, saya dan endrick menginap di kios karena takut keluar kios. Oh ya, malam itu juga saking takutnya tv di kios kami nyalakan sampai pagi. Besoknya tagihan listrik menumpuk *haha, sekian sorry sob kalau ceritanya gak seram.

loading...
KCH

Rifall Zainal

Sekedar kembali mengingatkan. "Jangan pernah baca ini sendirian" :)

All post by:

Rifall Zainal has write 2,694 posts