Penunggu Ruang Lukis di Sekolah

Halo namaku Najwa ini pengalamanku bersama teman-temanku dengan judul penunggu ruang lukis di sekolah. Hari jumat telah tiba, setelah olahraga aku dan temanku yang bernama Nesha menuju ke kelas, saat di tangga aku melihat sosok bayangan hitam di belakang temanku “Nesha ada bayangan hitam di belakangmu” kataku dan Nesha menoleh ke belakang tapi bayangan itu sudah hilang.

Saat di kelas Nesha bilang bahwa selama di tangga dia seperti di ikuti seseorang. Akhirnya tanpa basa basi kami mengambil baju dan langsung ke kamar mandi. “Kamar mandinya penuh, mending kita di ruang lukis saja. Ruang lukis sudah gak di tempati lagi ya kan?” tanya Nesha. “Iya sih tapi aku takut” jawabku, “sudah gak ada apa-apa kok” kata Nesha.

loading...

Saat di ruang lukis perasaanku gak enak “Nesha mending kita keluar, soalnya ada hantu disini” kataku, “iya Najwa benar ada hantunya, mending kita keluar aja” jawab Nesha. Kami berdua menuju lab MIPA, di lab MIPA banyak teman-temanku sedang ngobrol-ngobrol disana. Tiba-tiba aku merasakan hawa dingin, mataku menatap kursi yang tinggi berwarna biru.

Kursi itu goyang-goyang sendiri, aku dan teman-temanku keluar dari lab MIPA dan berdiri di dekat pintu. Kami melihat seorang perempuan berambut panjang mengenakan gaun berwarna putih dan matanya sangat besar menatap kami dengan marah. Aku dan teman-temanku lari “Nesha ganti dimana?” tanyaku “kita ganti di aula” jawab Nesha. Memang kami memaksakan diri ganti di aula daripada di ruang lukis.

Untungnya di aula ada teman-temanku yang perempuan sedang ganti, jadi aku gak perlu takut. Setelah ganti aku merasa ada yang mengintip dan benar saja yang mengintip itu adalah hantu yang kutemui di lab MIPA. Aku dan teman-temanku langsung kabur, temanku yang bernama Aiya menyuruh kami untuk sembunyi di ruang lukis “loh kok di ruang lukis? lebih seram tau!” kata nesha dengan kesal.

Saat di ruang lukis kami mendengar suara kuntilanak tertawa cekikikan, kami segera berlari tetapi tidak dengan aiya. Aiya hampir saja terkunci tapi untungnya dia selamat. Saat di aula Adilah bertanya “Aiya kamu kenapa?” dan aiya menjawab “tadi hantunya mau mengunci aku, makanya aku cepat-cepat lari” akhirnya kami ke kelas. Saat di kelas aku menceritakan semuanya ke Laila (sahabatku).

Laila bilang bahwa dulu di ruang lukis ada wanita yang bunuh diri. Entah kenapa dia bunuh diri tapi arwahnya gentayangan di sekolahku. Karena kejadian itu aku tidak pernah ke ruang itu lagi. Terima kasih sudah membaca maaf ya kalau kurang seram.

KCH

NAJWA

Sekedar kembali mengingatkan. "Jangan pernah baca ini sendirian" :)

All post by:

NAJWA has write 2,694 posts