Penyebaran Virus Zombie Part 2

Bertemu lagi dengan saya james.francois kali ini saya akan membahas tentang penyebaran virus baru didaerah Rio de jenario. Kali ini saya berkerja di FORSCOM (force’s commando), saya diutuskan sang mayor untuk mencari penyebab dari penyebaran virus baru, jam menunjukkan jam 04.43 pagi saya sampai di kota Rio pada saat saya turun kekacauan dimana-mana.

Mayat banyak berhamburan di jalan, aku nengok ada motor terparkir di jalan, saya duduk dan tancap gas, berlangsung beberapa jam saya sudah didepan kantor polisi rio saya masuk. Mereka didalam telah tiada semua aku hanya menemukan opsir john dan officer louis mereka adalah warga new york yang ditugaskan di rio, opsir john sedang sibuk menembaki para zombie yang ingin masuk sedangkan officer louis sedang mencari amunisi shotgun.

Aku langsung menabrak pintu kaca kantor polisi opsir john dan officer louis terkejut, aku langsung keluarkan senjata rocket launcher dari ranselku dan langsung menembaki zombie itu hingga tewas. Opsir john membidik zombie, lagi-lagi kerumunan para zombie masuk saya menyuruh opsir john dan officer louis keluar dari kantor polisi, berlangsung beberapa menit suara dari monster raksasa seperti godzilla saya menyebutnya the bigfoot, saya menembaki kepalanya hingga oleng.

Lalu saya mendekatinya dan saya sayat lehernya pakai pisau belati hingga mati, opsir john sudah bersiap-siap untuk menembak kerumunan zombie, berlangsung beberapa jam saya mendapatkan suatu jalan dimana jalan tersebut sangat sempit. Saya berlari bersama opsir john dan officer louis, tiba-tiba truk besar melewati jalan besar seberang jalan, tiba tiba ada suara seperti orang menangis. Aku jalan keluar nampak seorang perempuan sedang menangis.

Aku suruh opsir john dan officer louis diam ditempat, aku mendekati perempuan tersebut aku pegang dia untuk memastikan dia manusia. Ternyata tidak, waktu dia memalingkan wajahnya yang penuh darah seperti mayat hidup, saya terkejut dan lari terbirit-birit. Dia terus mengejar, opsir john tembak dia beberapa kali tetap tidak mau mati. Terpaksa saya keluarkan granat dan pertarungan tangan kosong dimulai.

Saya menghindar serangannya the lady (sebutan wanita yang menangis tadi) langsung saya memasukan granat ke mulut the lady dan saya lari dan *Boom, the lady mati, malam sudah tiba kami bertiga masih saja mencari siapa penyebar virus ini. Tiba-tiba ada orang yang tertawa ternyata itu willy yang sudah berubah menjadi TGH (the genetic human) dia bilang bahwa kota ini menjadi kota para jutaan zombie akibat virusnya.

Aku menyuruh opsir john dan officer louis mundur beberapa langkah, saya menantang willy untuk bertarung tanpa senjata api hanya pisau belati yang aku bawa, willy akhirnya berubah menjadi manusia dan mengubah tangannya menjadi pisau besar dari kepala sampai kaki, aku melawan dengan gesit, menghindar, menendang, tepat dikaki hingga lutut langsung aku tendang tepat di kepala willy. Dan langsung pisau kutusuk tepat dikepalanya dan dia pun mati.

loading...

Aku mendekati 2 rekanku yaitu opsir john dan officer louis aku berbicara “tunggu dulu kalian disini saya mau panggilan ke amerika”, langsung aku keluarkan hp dan memulai video call dengan mayor. Saya bilang misi selesai penyebar virus telah mati, tiba-tiba willy bangun dan menghantam saya hingga terjatuh, saya bangun saya keluarkan pistol dari saku dan saya menembak minstera de will (monster kejam will) dia menyerang dengan tangan raksasanya hingga membuat lantai pecah.

Tiba-tiba opsir john menembak dengan bazoka tepat dikepala monster itu hingga mati, berlangsung 30 menit dan helikopter datang menjemput saya, opsir john dan officer louis lari dari pulau tersebut, bersambung.

Share This: