Perawat Rumah Sakit

Seorang gadis perawat yang baru saja memulai bekerja di rumah sakit, dan dia mendapat suatu tantangan lelucon yang dibuat oleh para dokter karena masih dianggap orang baru di rumah sakit ini. Dimulai dengan seorang gadis yang baru saja selesai dari sekolah perawat dan mulai bekerja di sebuah rumah sakit baru. Meskipun ia menyukai pekerjaannya sebagai perawat, namun ia sangat sulit untuk bergaul dengan orang-orang yang bekerja di rumah sakit itu.

Mereka kebanyakan dokter muda yang baru saja selesai dari sekolah kedokteran. Masalahnya adalah bahwa para dokter muda itu sangat senang dalam membuat sebuah lelucon kepada orang yang baru bekerja di tempat itu. Gadis ini merasa sangat sulit untuk tinggal dengan mereka di sebelah rumah sakit, karena mereka selalu begadang di malam hari dan membuat suara-suara seperti suara hantu yang meneror di malam hari.

loading...

Ketika gadis itu bekerja di jam yang panjang, Setiap harinya gadis itu selalu mengeluh mengenai perilaku mereka, dan para dokterpun hanya tertawa dan tertawa. Gadis itu akhirnyapun harus selalu mengirim sebuah laporan ke para dokter muda untuk mengatur sistem kerja rumah sakit dan mereka mendapat segala macam masalah dari gadis itu. Para dokter pun mulai membenci gadis itu dan akhirnya mereka menyusun sebuah rencana untuk membalas dendam pada gadis itu.

Akhirnya, salah satu dokter mempunyai sebuah rencana lelucon yang sungguh benar-benar hebat dan ternyata para dokter lainpun gembira dan setuju untuk rencana itu dan mereka mulai membantunya. Malam itu, mereka masuk ke kamar mayat di ruang bawah tanah rumah sakit dan mereka telah menggergaji sebuah tangan dari mayat. Kemudian mereka menyelinap ke kamar tidur gadis itu dan meletakan tangan mayat itu di bawah seprai tempat tidurnya.

Setelah melakukan perbuatan itu merekapun tertawa, dan mereka berdiri di sekitar koridor, menunggu si gadis perawat muda itu untuk pergi tidur. Saat gadis itu masuk ke kamar tidurnya, para dokter harus berhenti tertawa. Gadis itu curiga terhadap perilaku mereka, tetapi ia terlalu lelah dan capek untuk memperdulikanya dan pergi ke kamarnya, menutup pintu di belakangnya.

Para dokter inipun tidak sabar menunggu di lorong untuk melihat sebuah lelucon seorang perawat untuk menemukan sepotong tangan dari mayat di tempat tidurnya. Tapi ketika gadis itu memasuki kamarnya, tidak ada terjadi apapun, tidak ada jeritan, tidak marah dan berteriak. yang ada hanya diam di kamar itu.

Setelah beberapa saat, para dokterpun mulai bosan menunggu dan memutuskan untuk pergi tidur malam ini. Mereka beranggapan bahwa mereka telah meletakan sepotong tangan dari mayat ke dalam tempat tidurnya dan tanpa di ketahui oleh gadis ini. Keesokan paginya, ketika mereka bangun, para dokter pun pergi untuk memeriksa keadaan gadis itu di kamarnya.

Saat di depan kamar gadis itu mereka mengetuk pintu dan tidak menerima sahutan dari gadis itu, kemudian merekapun memutar pegangan pintu dan masuk ke kamar gadis itu. Kamarnya pun tampaknya benar-benar kosong dan tidak berpenghuni. Para dokter mencari kamar tidur gadis itu dan ketika mereka membuka lemari pakaiannya, mereka telah disambut oleh pemandangan yang sangat mengerikan.

Gadis itu meringkuk di sudut lemari dengan rambutnya yang berubah menjadi putih, matanya hanya berwarna putih dan lebih mengerikan lagi di bagian wajahnya tampak seperti keriput dan di mulutnya tersumpal dengan sepotong tangan dari mayat. Sungguh peristiwa yang sangat mengerikan di sebuah rumah sakit itu, para dokter muda itu mengalami depresi dan ada sebagian dari mereka yang gila.

Share This: