Perempuan Misterius

Hai nama saya julfikram yunus usia saya 17 tahun dan masih mengenyam pendidikan disalah satu sekolah didaerah Ternate, Maluku Utara. Ini cerita pertama saya di KCH ini tapi, saya sudah sangat sering membaca cerita-cerita di KCH ini. Cerita bermula ketika saya masih SMP kelas 1, dikampung saya ada sebuah yang bisa dibilang tradisi lah, yaitu membawa celengan kepusat kota, pusat perbelanjaan hanya untuk meminta sumbangan untuk pembangunan masjid kami yang belum sepenuhnya jadi.

Biasa yang membawa celengan itu anak-anak seusia saya waktu SMP dulu, celengan disiapkan oleh pihak masjid dan hanya ada 12 celengan jadi kita sering rebutan karena hasil sumbangan itu akan dibagi dua dengan kita. Jadi untuk mendapatkan celengan tersebut kita harus rela bangun pagi-pagi buta untuk ke masjid mengambil celengan.

loading...

Nah waktu membawa celengan hanya tiap hari jumat saja, mungkin pada hari itu kami datangnya terlalu kepagian jadi pengurus masjid belum bangun. Kami datang sekitar jam 4, sambil menunggu si pengurus masjid bangun kami duduk tepat dipertigaan jalan sempit disamping masjid. Kami semua duduk menghadap arah mata hari terbit, jalan yang menuju mata hari terbit itu panjangnya hanya 50 meter.

Setelah itu lepas pantai dan dijalan itu ada rumah saya. Lanjut lagi, ketika sedang asik ngobrol tiba-tiba ada perempuan berjalan dari arah kiri kami. Cantik sih, waktu itu tidak ada dipikiran kami kalau itu hantu karena penampilan perempuan misterius itu biasa-biasa saja. Tapi memakai baju berwarna putih, kami terus menatap perempuan itu, sampai dia berjalan kearah jalan yang buntu.

Sesampainya diujung jalan, tiba-tiba perempuan misterius itu terbang, kami semua tidak langsung percaya. Kami mengucek-ngucek mata kami, tiba-tiba perempuan itu terbang kearah kami dan *argh kami semua berteriak, kami lari tidak karuan masuk kedalam masjid. Ternyata waktu saya cerita kepada ayah saya, perempuan misterius itu adalah penghuni kapal tua yang terdampar diujung jalan tadi, kapal itu sudah dibakar ayah saya jadi mungkin perempuan itu terus bergentayangan dijalan buntu depan rumah saya. Sekian terima kasih.

KCH

Julfikram

Sekedar kembali mengingatkan. "Jangan pernah baca ini sendirian" :)

All post by:

Julfikram has write 2,691 posts