Perkemahan yang Menyeramkan

Assalamualaikum wr, wb. Perkenalkan namaku sonya aku duduk dibangku kelas 10 SMK Muhammadiyah 1, langsung saja ya! Pada pertengahan bulan april 2017 sekolah kami mengadakan perkemahan disebuah lapangan yang jaraknya cukup jauh dari sekolah kami. Lapang tersebut berada didekat dengan perkampungan warga, masjid, dan masih banyak lainnya dalam artian tidak sepi dan menyeramkan.

Singkat cerita, pada saat malam hari kami mengadakan acara api unggun bersama guru dan murid. Setelah api unggun selesai, pada waktu itu sekitar pukul 11.20 malam. Kami dan seluruh murid disuruh tidur dan pergi ketenda masing-masing oleh kakak senior kami yang bernama”kak ridal”. Dia mengatakan pada kelompok kami “ayo pada tidur, jangan melek ini sudah malam, berhubung kalian sudah mengadakan api unggun kalian harus berhati-hati dan jangan ada yang melamun cepat tidur”.

Sontak mendengar hal tersebut kami pun langsung tidur. Tetapi ada 1 teman kami yang bernama “rela” tidak tidur. Dia malah melamun seperti orang yang kebingungan! Melihat hal itu temanku yang bernama fani mengatakan padanya “rell kamu kenapa? Kok melamun! Jangan kayak gitu ya kami takut! Jangan nakut-nakutin deh!” Rela pun tidak menjawab teguran fani dan malah terus melamun, raut wajahnya sangat menakutkan.

Dan ketika itu aku (sonya) meminta temanku (desi) untuk mengantarku ketoilet yang berada di masjid, aku dan desi tidak merasa takut ataupun ragu untuk pergi ketoilet karena pada saat itu tidak ada yang ganjil. Setelah itu kami pun kembali ketenda, betapa terkejutnya kami. Ketika kami melihat fani berlari kearah kami dengan panik dan mengatakan “son itu rela kenapa son dari tadi melamun terus! Aku takut son”.

Aku lalu meminta pada putri temanku untuk mengantarku pada seniorku dan menceritakan kejadian itu. Tak lepas dari situ risma yang merasa takut dan penasaran mencoba ketempat tenda kami, lalu ia melihat ada seorang perempuan berbaju putih yang berada didekat tenda kelompok kami. Sontak setelah itu risma langsung lari kedalam tendanya dan menangis keras, karena ketakutan!

loading...

Menurutnya pada saat dia kembali ketendanya dan menangis. Dia mendengar suara cekikikan kuntilanak yang tak henti-henti bergema ditelinganya. Lalu dia dan rela pun dibawa ke posko guru untuk diamankan. Lalu risma pun pingsan dan dibawa ke puskesmas terdekat sementara rela, kami tidak tahu. Karena pada saat itu dia langsung dibawa oleh senior kami.

Setelah kejadian terjadi, kami semua pun disuruh untuk tidur kembali ketenda masing-masing. Namun pada saat aku mau menutup pintu belakang tendaku! Aku merasa ada seorang perempuan yang memperhatikanku! Lalu aku pun menjerit ketakutan! Lalu teman-temanku berlarian keluar tenda. Kami semua sangat ketakutan sehingga kami pun menangis! Setelah itu semua murid disuruh untuk tidur diluar (lapangan) dengan menggunakan terpal besar bukan ditenda.

Karena jika begitu senior akan mudah memantau kami dari dekat. Sejak saat itu kami pun tidur, namun pada saat itu kami tidka bisa tidur. Setelah sesaat akhirnya kami bisa tidur, namun temanku yang bernama putri mimpi buruk! Aku tidak tahu kronologis ceritanya. Akhirnya hari pun sudah pagi kami dan semua murid pun bersiap-siap untuk pulang kerumah masing-masing.

Kejadian tersebut tak akan pernah terlupakan oleh kami, meskipun begitu kami tidak pernah kapok untuk pergi berkemah lagi. Karena berkemah itu melatih mental dan fisik kami, ditambah juga menyenangkan! Sekian dan terima kasih. Wassalamualaikum wr, wb.

KCH

sonya pitria handayani

Sekedar kembali mengingatkan. “Jangan pernah baca ini sendirian” :)

All post by:

sonya pitria handayani has write 2,704 posts

Please vote Perkemahan yang Menyeramkan
Perkemahan yang Menyeramkan
Rate this post