Pertemuan di Rel Kereta Api

Halo sobat KCH semuanya. Aku devita penggemar baru KCH. Aku tertarik sekali membaca cerita-cerita disini hingga setiap ada waktu luang aku selalu membaca cerita dari sobat KCH. Oke kita langsung saja ketopik, aku akan membagi kisah nyataku dengan teman baruku ini. Kejadian ini aku alami saat aku kelas 7 SMP. Saat itu mata batinku terbuka karena dibuka oleh guru olahragaku dan aku melarang guruku untuk menutupnya.

loading...

Mulai saat itu aku sering sekali mengalami kejadian aneh dan melihat penampakan mulai dari yang enak dilihat sampai yang berantakan. Saat itu sudah berjalan satu bulan, mata batinku terbuka dan aku mulai terbiasa melihat hantu karena dasarnya aku sendiri pemberani. Saat itu aku pulang dari kerja kelompok dengan temanku. Itu sekitar jam 21.00 malam. Rumahku jauh sekali dengan temanku sehingga butuh waktu 45 menitan untuk perjalanan.

Awalnya aku biasa-biasa saja karena aku sudah terbiasa tapi saat aku mulai melewati TPU yang didepannya ada rel kereta apinya itu. Aku mulai memiliki perasaan tidak enak. Saat itu ada kereta hendak lewat, lalu aku terhenti tepat dipintu gerbang makam. Aku tidak berani menoleh sekalipun kemakam. Aku hanya berpikir, aku ingin segera pulang. Di sela-sela perhentianku, aku melihat ada cewek cantik, memakai baju khas Belanda melintas dipinggiran rel, aku mengira dia manusia karena dia tampak biasa saja tapi ternyata dia itu hantu.

D: Aku
C: Cewek

D: mba, awas bentar lagi ada kereta mau lewat loh. Entar mbaknya kesambar gimana?
C: iya

Tanpa menoleh dia hanya bilang iya, dan saat itu ada bapak disebelahku menanyaiku.

B: dek sampean ngomong kalih sinten? (Dek, kamu ngomong sama sapa?).
D: kalih mba niku loh pakdhe! (Sama kakak itu loh pak).
B: endi toh dek? Wong mboten enten ngunu loh. (Mana sih dek orang gak ada gitu).
C: *haha, kirangan malih kulo pak. Dhekwau enten. (Gak tahu lagi pak, tadi ada kok).

B: sampean kok dereng mantuk? Pun dalu bahaya cah wedok. (Kamu kok belum pulang? Sudah malam, bahaya anak perempuan).
C: enggeh pak kula mantun saking griyane konco kula kerja kelompok. (Iya pak aku habis dari rumah temanku kerja kelompok).
B: nggeh pun ndang mantuk (Ya sudah cepatan pulang).

Setelah itu kereta sudah lewat, lalu aku langsung pulang tanpa memikirkan hal tadi. Ternyata cewek yang aku temui tadi mengikutiku hingga aku pulang dan akhirnya aku menanyainya kenapa dia mengikutiku dan apa tujuannya? Lalu dia menjawab dengan panjang lebar, tapi intinya dia ingin berteman denganku. Mulai saat itu aku berteman dengan nonik tadi namanya yolanda.

Katanya dulu dia mati karena dibunuh orang pribumi karena yolanda berpacaran dengan orang pribumi, sementara ayah yolanda sangat jahat terhadap orang pribumi. Tapi sebenarnya yolanda itu baik sekali. Dia sering sekali membantuku dan melindungiku sampai akhirnya aku membuat suatu masalah dengan temanku. Aku saking sebalnya dengan temanku dan menyuruh yolanda menakuti dan menjahili temanku.

Lalu, temanku mengatakannya pada guru olahragaku tadi dan dilebih-lebihkan (mungkin). Karena masalah aku punya teman gaib ini diketahui teman sekelasku dan guru olahragaku tadi. Saat pelajaran olahraga tiba guruku marah besar padaku dan dia bilang dari pada saya bukakan kamu untuk menjahili orang lain lebih baik saya tutup. Akhirnya, mata batinku ditutup dan aku tidak tahu kelanjutan yolanda.

Sepertinya, dia dikembalikan ketempat asalnya. Dan kini aku jarang melihat hantu. Kebersamaanku dengan yolanda hanya berlangsung 3 bulan. Sekian cerita dariku, ini aku alami sendiri, mari berteman.
Facebook: Devita Songolaspitulikur

KCH

devita

Sekedar kembali mengingatkan. “Jangan pernah baca ini sendirian” :)

All post by:

devita has write 2,704 posts

Please vote Pertemuan di Rel Kereta Api
Pertemuan di Rel Kereta Api
Rate this post