Pil Diet

Ada seorang wanita setengah baya yang sangat gemuk dan ia sangat ingin menurunkan berat badan. Ia telah mencoba segala macam pelatihan dan program diet, namun tidak satupun dari program tersebut yang telah berhasil menurunkan berat badannya. Olah raga adalah kegiatan yang paling sukses untuk menurunkan berat badan tetapi ia tidak pernah olah raga, karena ia cukup malas untuk melakukan kegiatan tersebut. Dalam rutinitas kehidupannya, ia memiliki porsi makan yang cukup besar, karena di dalam pikiranya hanya ada makan dan makan.

Suatu hari, ia membaca beberap majalah program diet, dan ia menemukan sebuah cara diet sukses yaitu dengan meminum Pil Diet. Cara tersebut mengatakan bahwa “Berat badan anda akan turun secepatnya”. Sehingga wanita itu memutuskan untuk membeli Pil Diet tersebut untuk persediaan satu bulan. Beberapa hari kemudian, ia telah menerima sebuah paket lewat pos, ketika ia membukanya, ia sangat terkejut melihat isi dari Pil Diet tersebut, bahwa Pil Diet tersebut hanya berisi dua belas dalam ukuran Pil besar.

Instruksi dari cara mengkonsumsi Pil Diet tersebut ialah bahwa ia harus meminum satu Pil Diet per bulan, dan setelah itu ia harus menghindari makanan yang pedas. Hari-hari pun telah berlalu, selama ia mengkonsumsi Pil Diet, dengan cepat ia mulai kehilangan berat badan lebih dan lebih hanya dalam waktu singkat. Ia telah bangga dan mengagumi tubuh langsing barunya setiap kali ia bercermin. Perubahan itu sangat menakjubkan bagi dirinya.

Sayangnya, dengan tubuh barunya itu ia mulai merasa lelah, kondisi tubuhnya mulai lemah dan hampir setiap hari ia menderita sakit perut. Rasa sakit perut yang ia derita pada akhirnya menjadi begitu parah dan hebat, sehingga ia dipaksa untuk pergi ke rumah sakit oleh kedua orang tuanya. Seorang dokter telah memeriksa wanita itu dan ia menjadi sedikit khawatir oleh kondisi wanita itu, setelah melakukan x-ray di perutnya, kemudian dokter bertanya kepada wanita itu “Sebelum ada sakit perut, jenis makanan apa yang telah anda makan?.

loading...

kemudian wanita itu menjawab “Tidak, saya tidak makan apapun, karena nafsu makan saya selama minggu ini telah berkurang dan saya sudah hampir tidak makan apa-apa lagi sejak saya mengkonsumsi Pil Diet”, kemudian dokter meminta untuk melihat botol Pil tersebut dan mengambil satu Pil dan mematahkan Pil tersebut menjadi dua bagian kemudian membawa isi Pil itu ke laboratorium untuk dianalisis.

Selama satu jam, sang dokter kembali bertemu dengan wanita itu, dan ia mempunyai kabar buruk untuk disampaikan kepada wanita itu. Karena Pil Diet yang selama ini ia konsumsi adalah sebuah serbuk yang mengandung telur cacing pita, dan hasil x-ray menunjukan bahwa kondisi perut wanita itu sudah sangat parah karena beberapa organ telah hancur, usus besar nampak seperti berlubang-lubang, dan lambungnya mengalami kebocoran yang hebat. Kemudian ditemukan beberapa benda yang bergerak-gerak benda tersebut tidak hanya satu bahkan puluhan, benda tersebut adalah Cacing Pita.

Share This: