Pocong Bermuka Hitam

Pertama-tama saya perkenalkan diri saya sendiri. Nama saya handika, saya berasal di salah satu kota di Jawa Timur. Saya akan memulai cerita nyata saya terlebih dahulu, langsung aja. Waktu itu saya masih sekolah di salah satu sekolah dasar daerah metropolitan, saat itu saya masih kelas 6, saya dan teman saya kerja kelompok di rumah si A jaraknya kurang lebih 2 kilometeran dari rumah saya.

Pada saat berangkat kami mencari alamat teman si A, kami terus berjalan menyusuri jalanan yang gelap serta suara jangkrik yang menemani kami. Di saat berangkat kami tidak merasakan hal mistis apapun hingga sampai di rumah si A, di sana kami langsung belajar bersama hingga angka jarum jam menunjuk pada angka 10 malam. Pada saat itu juga kami bertiga pulang berjalan kaki menyusuri jalan yang gelap, serta pohon yang menjulang tinggi.

Saat berjalan, langkah kaki kami bertiga terhenti setelah mendengar suara cekikikan. Teman saya pun kaget, supaya tidak terjadi hal yang tidak di inginkan, saya pun memberi isyarat untuk berjalan karena ketakutan kami pun berjalan agak cepat. Tiba-tiba kami terkejut saat melihat bayangan putih. Kami pun terdiam, seperti kaki kami menempel dan tidak bisa di gerakan.

Saya memberi isyarat untuk berjalan pelan dan akhirnya kaki kami pun bisa di gerakan. Tak berselang lama, kedua teman saya sampai ke rumahnya. Sehingga tinggal saya saja, sekitar 20 langkah dari rumah saya, mau tidak mau saya harus melewati pohon beringin. Saya pun istighfar sambil berjalan pelan. Langkah saya terhenti ketika saya melihat sesosok pocong bermuka hitam yang berada di samping saya.

Saya pun berlari hingga sampai di rumah saya, saat sampai saya bercerita kepada ibu saya sambil mulut dan kaki saya gemetar. Setelah tenang, ibu saya pun menjelaskan bahwa dahulu memang warga sekitar sering melihat penampakan di dekat pohon beringin sana seperti pocong, kuntilanak, wewe gombel hingga tuyul pun ada di sana. Sehingga warga sekitar pun terbiasa. Sekian cerita saya, kurang lebihnya saya minta maaf karena ini adalah cerita pertama saya. Wassalam.

loading...
KCH

Handika Prihardi

Sekedar kembali mengingatkan. “Jangan pernah baca ini sendirian” :)

All post by:

Handika Prihardi has write 2,704 posts

Please vote Pocong Bermuka Hitam
Pocong Bermuka Hitam
Rate this post