Pocong Kepala Dua

Ini cerita misteri ibunya temanku, nyata. Di desa hadipolo Kab. Kudus Jawa Tengah. Assalamualaikum teman-teman, ini tulisan pertamaku. Cerita yang aku tulis ini bukan cerita pengalamanku sendiri melainkan pengalaman ibunya temanku. Ceritanya seram dan sedikit lucu. Begini ceritanya.

Kejadian ini sekitar 2 tahun yang lalu. Malam itu dirumahku sepi banget ayah pergi ke undangan tasyakuran tetangga sedangkan ibu sama adekku pergi belanja bulanan di mini market. Daripada kesepian dirumah bengong gak tahu mau ngapain aku main ke rumah temanku aja yang gak jauh dari rumahku, setelah ngidupin motor langsung deh capcuz.

Perjalanan memakan waktu 7 menit saja pakai motor. Biasa kita ngobrol berempat di teras rumah teman sebut saja agus. Kebetulan ada Amri dan Dain lewat depan rumah agus jadi ku panggil aja mereka untuk gabung. Lama kita asyik mengobrol si agus dengan sengaja bisikin telingaku dan ngomong dengan suara pelan kalau “ibu gw seminggu kemarin abis ketemu hantu pocong kepala dua” yang bener gus? Kataku kaget.

loading...

Terus gimana ceritanya? Tanyaku penasaran. Jadi ceritanya begini. Biasa setiap habis subuh budhe (panggilan akrabku ke ibunya agus) selalu membeli sarapan di tempat tetanggaku, tempatnya sih dekat tapi harus melewati jalan setapak yang gelap dan kebun lewat belakang rumahku. Kalo lewat jalan aspal muternya lumayan jauh. Singkat cerita budhe berjalan lewat jalan setapak itu, tenang aja wong dia setiap hari lewat jalan itu.

Tapi kali ini budhe mendengar suara gaduh dari atas pohon pace/kemundu. Di lihatnya dengan tegas dan hati was-was nampak sosok warna putih yang tidak lain adalah pocong berkepala dua warna mukanya hijau tua hancur sehancur-hancurnya dan baunya sangat busuk banget. Budhe ketakutan dan lari sekencang-kencangnya sambil menutupi kepalanya dengan rok yang di pakainya.

Untung budhe bawa rangkapan celana pendek. Alhasil budhe cerita sama orang serumah jangan sampai lewat situ kalo gelap dan budhe gak berani beli sarapan selama seminggu. Kabar terakhirnya katanya sih pocongnya sudah pindah ke pohon bambu pinggir sungai, hantu migrasi juga ya. Sekian dari saya, matursuwun.

Share This: