Pohon Angker di Kampungku

Hai, namaku Mohammad.Rizki.Syaputra biasa dipanggil dengan nama riski. Aku akan bagikan pengalamanku yang ke-4 tentang pohon angker dikampungku. Langsung saja ya kecerita, pada saat itu keluargaku diajak pulang kampung. Ya sudah mau gak mau aku harus ikut, setelah sampai dikampung aku melihat pohon yang aneh, mungkin pohon itu bisa dibilang sangat besar dan terlihat angker.

loading...

Dan aku langsung masuk rumah lalu pilih kamar. Kamarku itu dekat pohon angker yang aneh, tak terasa waktu sudah malam. Aku segera beranjak tidur, setelah aku memejamkan mata. Aku mulai mendengar suara tangisan dan berubah menjadi cekikikan dari pohon itu. Tapi aku cuek saja jadi aku memejamkan mata lagi.

Tapi suara itu masih tetap terdengar dari pohon angker itu dan kini suaranya makin keras. Aku merasa terganggu dan aku melihat pohon besar itu, ternyata tidak ada siapa-siapa. Dan aku kembali beranjak tidur dan mulai menutup mata. Tapi lagi-lagi suara gangguan itu datang lagi dan kini suaranya sangat aneh seperti ada yang teriak dengan suara yang diiringi gerakan samurai.

Tapi lagi-lagi aku berpikir positif mungkin itu halusinasiku saja. Dan aku tidur lagi, setelah 3 jam aku tidur, aku kaget dan terbangun ketika mendengar suara langkah kaki yang berjalan kearah kamarku, lalu ada yang mengetuk pintu kamarku. Aku langsung merinding padahal sekarang jam 03.00 dini hari, keluargaku masih pada tidur. Lalu aku beranikan diri untuk membuka pintu.

Aku terkejut saat melihat sesosok pria dengan mukanya yang gosong dan terlihat hancur, sambil memakai kain kafan seperti pocong. Karena tidak tahan, aku langsung pingsan, dan setelah aku sadar, aku sudah berada dikamar orang tuaku. Lalu orang tuaku bertanya “kenapa kamu pingsan ris?”. Lalu aku menjawab “aku melihat sesosok pria yang mukanya gosong hancur memakai kain kafan seperti pocong”.

Orang tuaku pun terkejut, lalu aku bertanya kepada nenek “nek apa pohon besar itu angker?”. Lalu nenekku pun menjawab “iya”. Aku bertanya lagi “apa kejadiannya nek sehingga disebut pohon angker?”. Lalu nenekku pun menjawab “dulu pada tahun 2001 ada pria yang dibunuh memakai samurai tepat didekat pohon itu, karena dituduh membunuh istri orang”. Setelah aku mendengar cerita dari nenek, aku gak pernah tidur lagi dikamar itu. Aku lebih memilih tidur dikamar orang tuaku, sekian dan terima kasih sudah membaca kisahku.

KCH

M.Rizki.Syaputra

Sekedar kembali mengingatkan. "Jangan pernah baca ini sendirian" :)

All post by:

M.Rizki.Syaputra has write 2.652 posts