Pohon Jambu Berhantu

Awalnya aku memang tidak percaya dengan yang namanya hantu apalagi hal yang bersifat gaib. Namun kejadian ini memang aku alami sendiri, begini kisahku. Baru sekitar jam 1 malam aku sampai di rumah kost, setelah sebelumnya aku dan teman jalan-jalan dikota bandung. Aku langsung ke kamar mandi untuk cuci muka dan bersiap untuk tidur. Sudah menjadi kebiasaan sebelum tidur aku memeriksa handphone dan beberapa jejaring sosial untuk sekedar update status.

Saat sedang santai itulah samar-samar terdengar suara tangisan wanita, mungkin perasaanku suara itu berasal dari kamar sebelahku. Aku pun segera terbangun dan mencoba mendekatkan telinga ke tembok yang kebetulan tepat berada di sisi tempat tidurku, suara itu sangat jelas berasal dari sebelah tembok kamarku. Aku ingin keluar dan mencoba mengetuk kamar itu, tapi aku takut malah mengganggu privacy nya.

Aku pun mengurungkan niat dan melanjutkan tidur, esok pagi nya cahaya matahari mulai masuk dari celah-celah jendela kamarku yang berada di lantai dua ini. Aku keluar kamar dan ketika melihat keluar aku merasakan ada hal yang cukup aneh, aku teringat suara tangisan wanita yang aku kira temanku tadi malam. Tapi setelah aku sadar kamar ini adalah yang paling ujung, dan disebelah kanan kamarku adalah pohon jambu yang besar.

loading...

Aku coba kebawah untuk memastikan, dan benar saja sisi kanan kamarku dekat dengan sebuah pohon jambu. Aku pun tidak menghiraukan suara tangisan wanita tadi malam itu dan langsung bergegas ke kamar mandi yang lokasinya berada di luar kamar lalu segera berangkat ke kampus. Hari itu sepulang dari kampus, aku bersama temanku kembali bermain sambil mencari makan dan pulang ke kost sekitar jam 2 pagi.

Entah kenapa, tapi hari itu aku cape sekali lalu aku pun ke kamar mandi. Kost ini memang sedang dalam masa renovasi, saat aku keluar kamar dan menuju kamar mandi. Terlihat lorong yang sepi dengan lantai yang belum dilapisi oleh keramik. Aku pun masuk ke kamar mandi yang kebetulan saat itu sedang kosong, mulai bersih-bersih lalu mencuci muka dan sebagainya. Saat aku keluar kamar mandi, di lantai aku melihat tapak kaki yang basah dengan ukuran kaki yang tidak terlalu besar seukuran kaki wanita.

Perasaan tadi aku tidak melihat ada jejak kaki, perlahan aku perhatikan jejak kaki itu dan terlihat kalo jejak itu menuju kamarku. Aku pun mulai curiga dan penasaran, karena kamarku sedikit tertutup. Aku pelan-pelan geser pintu dan astaga ada seseorang sedang duduk didalam kamarku. Seorang wanita dengan rambut panjang sebahu menggunakan baju merah. Aku menutup kembali pintu kamarku, sambil terdiam didepan kamarku.

Sekali lagi aku coba buka pintu itu perlahan, wanita itu sudah tidak ada. Aku buka lebih lebar lagi pintu kamarku dan tidak ada siapa-siapa didalam. Aku jadi tidak berani masuk kedalam kamar, aku masih terdiam diluar kamar dan melihat ke semua arah kamarku dan jelas tidak ada siapa-siapa di dalam kamar.

Lalu tadi itu siapa? badanku jadi mulai gemetar, aku jadi serba salah. Aku mencoba mengetuk pintu kamar teman kost ku yang berada di lantai atas, tapi tidak ada jawaban. Lalu aku memutuskan untuk turun ke bawah saja, belum sempat sampai di tangga terdengar lagi suara tangisan seorang wanita. Aku pun berlari ke bawah, ternyata di bawah suasana sangatlah gelap karena lampu nya sudah di matikan dan nampaknya memang semua orang sudah tertidur.

Aku pun berusaha melangkahkan kakiku keluar dari kost untuk mencari tempat yang agak terang dan ramai. Tapi sebelum sampai ke pintu keluar tiba-tiba terdengar suara, aku pun mulai menutup mata dan telingaku. Entah siapa yang membanting pintu, aku berusaha menggapai pintu keluar sampai tiba-tiba suara tangisan itu terdengar lagi. Kini terasa semakin kencang terdengar dan menggema, aku pun berlari mencoba keluar ke dekat pintu keluar namun pintunya terkunci.

Dan yang aku rasakan sekarang suasana menjadi semakin gelap seperti ada sesuatu dibelakang yang menghalangi cahaya dari lantai dua. Saat aku lihat ke belakang. Astaga sosok wanita itu sangat tinggi dengan tubuh dan rambut yang panjang memakai baju merah berdiri di ujung lorong ini. Tubuhnya sangat tinggi, dan kepalanya hampir menyentuh langit-langit. Kali ini wanita itu tertawa cekikikan.

Aku berusaha berteriak minta tolong dan akhirnya ternyata teriakanku membangunkan seluruh penghuni kost ini dan suasana pun menjadi ramai, aku pun menangis karena ketakutan. Pagi itu kami semua berkumpul dan penghuni kost lain yang mendengar ceritaku. Satu persatu menceritakan kejadian yang pernah mereka alami, ternyata bukan hanya aku saja yang melihat sosok wanita baju merah yang tinggi itu.

Setelah kost ini di rukiah, barulah kami tahu bahwa sosok wanita berbaju merah itu adalah penghuni pohon jambu yang ada dibelakang kost. Dia meninggal akibat tabrak lari, roh nya tidak menemukan jalan pulang sehingga berdiam di satu tempat yaitu di pohon jambu itu. Dia sering merasa kesepian sehingga menangis, semenjak itu tidak ada yang berani lagi tidur lewat dari jam 12 malam dan itu sudah menjadi aturan tidak tertulis di kost ini.

Share This: