Pohon Tebu Belakang Rumah

Hay semua pembaca setia KCH, nama saya abdullah (dunk), saya tinggal di kota Indramayu. Kisah ini berjudul pohon tebu belakang rumah, dan ini saya alami sendiri waktu bulan 11 tahun 2016 lalu kalau tanggal lupa. Cerita ini di mulai ketika sepupu ibu saya melihat sesosok wanita berpakaian putih duduk di atas rumah bagian belakang dan dia bilang bukan sekali ini saja dia lihat tapi setiap malam kamis.

Dan setelah saya pantau selama dua minggu, alangkah campur aduk di dalam hati diri saya, yang awalnya nggak percaya kalau omongan sepupu ibu saya itu nggak mengada-ada. Besok paginya saya bicara kepada sepupu ibu saya itu.

“Ka, benar kata kakak semalam saya lihat sendiri” kata saya.
Saya panggil dia kakak karena umurnya cuman selisih beberapa tahun.
“Dah, saya bilang ada” balas dia.
“Terus gimana ka?” tanya saya.
“Kalau nggak ganggu, biarin saja” jawabnya lagi.

Seminggu kemudian, pas hari kamis saya nyari teman buat beres-beres rumput dan sampah yang berserakan di belakang rumah. Pikir saya sih mungkin karena bagian rumah saya terlalu jorok banyak semak-semak serta ada 1 gerombol tanaman pohon tebu, kenang-kenangan almarhum kakek saya. Pas jam 4 kami istirahat dulu sekedar ngopi dan nyalain rokok.

Setengah jam kemudian kami mulai lagi, cuman saya pikir kalau saya tebang nih pohon tebu, mungkin akan terlihat rapih. 1, 2 sampai 5 batang saya tebang, kepala saya jadi pusing nggak terlalu sakit, adzan maghrib pun berkumandang tapi belum selesai menebang juga karena sekalian batang pohon tebu tersebut di ambil.

“Dunk, dah maghrib lanjutnya besok saja dah maghrib” kata teman saya.
“Tanggung, tinggal dikit lagi” jawabku acuh.
“Hey dunk, loe tau sekarang sore jumat, kliwon pula”.
“Ah tanggung” jawab saya.

loading...

Saya pun buru-buru tebang pohon tebu itu, beberapa menit kemudian selesai. Dan saat itu pula yang tadi kepala saya yang agak pusing sedikit, langsung sakit sekali terasa berat dan kayak mau meledak. Setelah habis mandi saya pun rebahan di kamar, “mungkin kalau istirahat agak mendingan” ngomong dalam hati. Ternyata saya ketiduran, pas jam 1 malam saya terbangun.

Walau kepala masih terasa pusing saya pergi ke toilet yang ada di belakang rumah. Dan kejadian aneh pun terjadi lagi terdengar jelas suara orang menangis sendu. Besoknya saya, bicara sama sepupu ibu saya.
“Ka, kemarin sore saya beres-beres di belakang rumah, pohon tebu di belakang saya tebang, eh pas dah selesai nebang malamnya sakit kepala, pusing banget”.
“Kan kakak sudah bilang, kalau nggak ngeganggu biarin saja” jawab dia.
Sekian kisah nyata yang saya alami sendiri, kalau kurang seram harap maklum, terima kasih sudah mau baca.

KCH

abdullah

Sekedar kembali mengingatkan. “Jangan pernah baca ini sendirian” :)

All post by:

abdullah has write 2,704 posts

Please vote Pohon Tebu Belakang Rumah
Pohon Tebu Belakang Rumah
Rate this post