Pulang Bersama Pedagang Bebek

Pembaca KCH, kali ini aku akan menceritakan sebuah cerita yang mungkin klasik tapi memang benar dan sering terjadi. Baiklah kita langsung saja keceritanya. Cerita ini aku tulis setelah mendengar cerita dari saudaraku. Dia mengatakan kejadian seram ini sebenarnya sudah lama sekitar 15 tahun yang lalu. Saudaraku ini adalah seorang pegawai negeri disalah satu institusi pemerintah didaerahku. Beberapa kali bahkan sering mengikuti rapat-rapat dan pertemuan yang diselenggarakan oleh pemerintah provinsi.

Pada suatu hari dia mengikuti rapat yang berlangsung bahkan sampai malam hari. Sebenarnya dia ragu untuk pulang karena saat itu jalanan masih sepi dan gelap selain terkesan horor tapi juga rawan dengan tindak kejahatan. Tetapi karena ingat istri dan anaknya yang tinggal sendiri dirumah akhirnya dia memutuskan untuk pulang saja walaupun perasaannya gak enak saat itu.

Saat itu waktu menunjukan jam 8 malam. Dia melarikan kendaraannya dengan perlahan dan hati-hati karena jalanan yang gelap walaupun saat itu sepi tapi lampu dari kendaraan seolah tidak mampu menerangi jalanan gelap pekat tersebut. Beberapa menit perjalanan dia melewati sebuah pasar yang tentu saja saat itu sudah sepi dan dipinggir jalan samar-samar dia melihat seseorang berdiri melambaikan tangan.

Dia awalnya ragu-ragu untuk berhenti tetapi entah kenapa dia kemudian menghentikan kendaraannya didekat orang itu. dia bertanya “ada apa pak?”, orang itu menjawab “saya pedagang pak butuh tumpangan karena saya kemalaman pulang”. Saudaraku berkata “bapak mau numpang kemana?. Lalu orang itu menjawab “ke j*** (nama sebuah desa)”. Saudaraku berkata “oh kita tetanggaan desa pak kalau gitu, mari ikut saya bonceng”. Orang tersebut cuma terdiam beberapa saat dan kemudian berkata “tapi saya bawa bebek juga pak, apa bapak tidak masalah”.

loading...

“Mana bebeknya pak? Gak apa-apa kok” katanya sambil celingak-celinguk mencari bebek si bapak tapi tidak melihatnya. Orang itu kemudian berkata “ini pak disamping saya” dan serta merta terdengar suara bebek-bebek bersahut-sahutan. Saudaraku terheran-heran karena sedari tadi dia tidak melihat dan mendengar suara bebek tetapi ajaibnya bebek-bebek itu sudah ada didekatnya dan bersuara riuh.

Anehnya kecurigaan itu cuma sebentar saja dan tidak memikirkannya lagi. Merekapun akhirnya melanjutkan perjalanan. Perjalanan yang ditempuh setidaknya selama satu jam. Dalam perjalanan saudaraku mencoba berbincang-bincang dengan orang yang diboncengnya, tetapi setiap ditanya dia cuma diam saja dan yang menjawab adalah suara bebek-bebek yang semakin nyaring bersahut-sahutan sepanjang perjalanan.

Setelah satu jam kemudian tiba-tiba si bapak meminta berhenti. Dengan perlahan akhirnya dia meminggirkan kendaraannya dipinggir jalan yang sebelah kirinya adalah sebuah pertigaan jalan. Si bapak pun turun dan mengucapkan terima kasih atas bantuannya mengantar sampai ditempat itu. saudaraku tersenyum dan bertanya “kalau boleh tahu sebenarnya rumah bapak dimana? Saya bisa mengantar sampai rumah”. Orang itu menjawab “tidak usah pak karena rumah saya itu sudah dekat”.

“Oh begitu, rumah bapak yang sebelah mana?” kata saudaraku sambil memperhatikan sebelah kiri jalan diantara deretan rumah penduduk disekitar tempatnya berhenti. Si bapak kembali berkata “bukan di sebelah kiri, tapi disebelah kanan jalan”. Saudaraku berkata jantungnya terasa seperti berhenti berdetak karena terkejut, sebab dia tahu disebelah kanannya itu adalah sebuah tempat pemakaman umum.

Bersamaan dengan itu tiba-tiba si bapak pedagang bebek yang ada disebelahnya sudah menghilang tapi masih menyisakan suara bebek-bebek yang sekarang terdengar menakutkan baginya. Segera saja dia memutar gas motornya dengan kencang dan meninggalkan tempat itu.

Saudaraku berkata kalau suara bebek itu seolah-olah mengikutinya terus sepanjang jalan. Suara-suara itu menghilang setelah dia sampai dirumahnya dengan selamat. Karena kejadian itu dia tidak pernah berani lagi pulang malam-malam kecuali ada yang menemani yang tentunya adalah manusia. Sekian.

Yandi Lalu

yandi

You Shouldn't Read Alone (english) » Ndak Bae Mece Mesak-Mesak (sasak) »Suka Segala Sesuatu Tentang Pesawat Khususnya Pesawat Tempur.» Menulis itu tidak mudah, jadi bagi yang ingin membagikan ceritaku sertakan nama penulisnya, karena menulis tidak semudah copy paste.» Ceritaku Orisinil kecuali yang bersumber dari link yang ditautkan diakhir cerita.»Facebook - Yandi Lalu »Instagram - @yandilalu

All post by:

yandi has write 87 posts