Pulang Dari Diskotik

Hay gan semuanya, kenalin nih aku yoga feb. Kali ini aku akan share ceritaku waktu itu saat aku pulang larut malam dari sebuah pub, diskotik di Jakarta Selatan tepatnya waktu aku sedang berkunjung ke rumah mbak aku yang itu, *hehe. Dah yah langsung ke ceritanya ya, cekidot. Nah gan waktu itu aku ke sana biasanya sama teman aku oki, tapi kali ini sama ponakanku lendra.

Aku ke sana bermaksud main-main saja karena sedang libur habis bagi rapor kan liburnya panjang tuh, ya sudah ke sana. Singkatnya. Waktu itu aku sedang duduk-duduk memandangi kota jakarta di loteng, tiba-tiba lendra ngomong.
“Yoga, bagaimana kalau ke diskotik saja yuk” sahutnya penuh harap, ku pikir ia di ajak pacarnya karena tadi facebookan mulu.
“Ngapain ke diskotik? Kamu itu belum boleh masih SMP” bentakku, sambil matikan laptop.
“Main dan goyang sama wanita cantik, siapa tau nanti di ajak kencan” katanya.

(Aku kaget dan bingung).
“Ya sudah, tapi nanti jangan sampai mabuk ya, awas lo nanti saya bilangin sama mama” bentakku seraya turun dari tangga. Nah kebetulan mobil terios mbakku mati, maka harus nyari taksi untuk sampai tujuan. Kami berangkat pukul 22.20 malam, awalnya sih tenang gak ada kecurigaan. Lalu 3 menit kemudian ada taksi malam kami pun langsung naik ke dalam dan ingin ke diskotik

“Mas ke diskotik ya mas!” kata lendra tidak sabaran.
“Oh iya dek” ucap sang sopir.
Setelah sampai, suasana di sana amat ramai pada pakai baju pendek-pendek di sertai suara DJ Marsmello yang penuh keceriaan sampai subuh tiba. Setelah aku sama teman-temanku bergoyang sampai lupa waktu, aku kepikiran sama lendra ponakanku, masih kecil tapi gantenglah.

Oh ternyata dia sama ceweknya dan di sebelahnya ada anak Amerika kalau gak salah. Aku pun ajak dia pulang “dra yuk pulang sudah malam” tanyaku sambil sempoyongan sama teman aku.
“Ayo sudah kesal, tapi seru” ucapnya dengan senyumannya yang manis ke perempuan itu.
“Iya, ya sudah cepat *donk” bentakku.

Nah di sinilah awal mulanya teror. Kami pun menunggu taksi yang lewat, tapi sudah mulai jarang karena sudah dini hari. Setelah menunggu lama ada mobil warna putih sepertinya itu taksi, ya benar aku mulai masuk sama dia tapi suasana berubah aneh udara di dalam pengap dan panas.

“Mas mau pulang ke jalan …” aduh aku lupa nama rumahku jalan apa, ku ingat sih juanda, juanda gitu, tiba-tiba sopir itu jawab.
“Iya saya sudah tau” tanyanya dengan nada aneh, polos dan sedikit pucat.
“Yang benar mas?” tanyaku.
“Iya dek, gampang” dengan nada pelan dan aneh aku mulai curiga sedangkan lendra juga gelisah.

loading...

Setelah mobil melaju kencang melalui jalan yang mulai sepi, aku mencium bau kuburan yang wangi seperti melati di campur menyan, sopirnya pun cuek saja tak pernah menoleh ke arahku. Aku pun mulai ketakutan dengan orang ini karena manusia atau bukan pikirku, tatapannya dia kosong. Tapi tak entah kenapa mobil mogok pas di area kosong dan sepi, bau wangi muncul lagi, tak di sadari dia ngomong “argh” sambil duduk menghadap kami dan astagfirulloh kepalanya tidak ada batoknya, matanya melintir kanan kiri, mulutnya bercacing dan mukanya gosong.

Sontak saja aku dan lendra lari keluar mobil dan lebih kagetnya mobilnya berubah jadi kotor dan seperti itulah, dan dia sedikit menggores kaki kanan lendra dan mengeluarkan darah yang mengalir karena dia pakai celana pendek. Aku pun mulai mengelapinya dengan tangan, setelah itu kami lari gak tau arahnya mana, tapi aku sempat menengok ke belakang dan astaga dia makan darah lendra seperti orang kelaparan berbulan-bulan, dia meminum habis darah itu yang berceceran di aspal.

Setelah itu dia menghilang tanpa jejak, aku pun jalan kaki sama lendra tapi dia agak perih dan aku bopong sampai rumah dan alhamdulillah sampai tujuan. Nah itulah pengalamanku yang penuh kengerian setelah pulang dari tempat diskotik daerah jakarta. Nah yang penting ngapain takut sama hantu, dia juga makhluk ciptaan Allah sama seperti manusia bukan ciptaan sihir atau sekutu-Nya, dan apalagi jangan sampai pernah tunduk dan patuh sama dia, karena Allah lah yang pantas disembah bukan setan.

KCH

Yoga febriansah

Sekedar kembali mengingatkan. "Jangan pernah baca ini sendirian" :)

All post by:

Yoga febriansah has write 2,674 posts