Punthuk (Bukit) Berhantu

Perkenalkan nama saya ramsyi, saya punya cerita tentang sejarah desa saya saat zaman dulu. Desa saya terletak di kaki gunung Lawu perbatasan antara jawa tengah dan jawa timur tapi desa saya masih terletak di jawa tengah. Singkat cerita, saat itu saya masih berumur 7 – 8 tahun. Saya punya kakek yang suka bercerita. Disuatu hari kakek menceritakan tentang keadaan desa saat dulu sebelum saya lahir.

Dulu desa saya masih belum banyak rumah yang di bangun jadi masih terdapat banyak bukit dan kebun kosong. Hanya ada beberapa rumah warga termasuk rumah kakek yang saya tempati sampai sekarang. Kakek bercerita saat dulu depan rumah saya adalah sebuah punthuk dalam istilah jawa yang berarti bukit kecil.

loading...

Punthuk (bukit) tersebut terkenal dengan keangkerannya, banyak warga sesepuh yang sudah melihat penampakan hantu di bukit tersebut, termasuk kakek saya. Kakek saya pernah mendengar suara kuda berlari dengan kencangnya tapi tak ada wujudnya dan juga pernah melihat wewe gombel. Makhluk halus yang suka membawa anak kecil yang masih berada di luar rumah menjelang magrib.

Konon zaman dulu bukit itu digunakan untuk mengubur kuda-kuda yang telah mati dalam medan perang saat melawan penjajah. Tapi bukit itu sekarang di bangun rumah-rumah warga dan desa pun semakin ramai. Hantu kuda dan wewe gombel sekarang juga sudah di pindahkan oleh sesepuh desa ke tempat yang lain. Maaf kalo ceritanya nggak seram, saya cuma sharing saja tentang keadaan desa saya saat dulu. Terima kasih untuk semua pembaca.

Share This: