Rekaman Dari Rumah Kontrakan

Dewi mendapat kiriman dari pemilik rumah kontrakan lamanya sebuah handycam yang dia kenali sebagai miliknya yang tertinggal. Segera dia memasang chargernya karena baterainya sudah habis, kemudian dia menyalakan handycam itu yang isinya adalah suasana dirumah kontrakan lamanya. Dewi sangat senang mendapat rumah kontrakan yang baru, “rumah yang bagus” ujarnya.

Setelah menandatangani kontrak penyewaannya yang terbilang tidak murah, dia segera kembali menuju kost lamanya untuk mengemasi barang-barangnya. Keesokan paginya dia segera merapat menuju rumah kontrakan tersebut. “Lega sekali akhirnya aku bisa leluasa belajar dan beristirahat disini” katanya sumringah.

Satu hari berlalu barang-barang sudah tertata rapi. Pagi harinya dewi beraktivitas seperti biasa yang dia lakukan, bangun tidur setelah shalat subuh dia bersiap berolahraga ringan dihalaman rumah kontrakan, “lingkungan yang bersahabat, aku tidak rugi membayar mahal untuk ini” dewi berguman sendiri. Pandangannya menerawang sekitar komplek perumahan itu “ideal sekali untuk menenangkan diri” katanya sambil berjalan keluar gerbang rumah itu sambil menyapa beberapa orang tetangga yang ternyata sangat ramah walaupun bertemu dengan orang baru.

Hal ini membuat dewi sangat beruntung mengontrak rumah ini. Selesai berolahraga dan mengobrol ringan dengan beberapa tetangga yang dia temui, dewi bergegas bersiap menuju kampusnya, tentunya setelah membersihkan diri dan sarapan. Dewi memang suka hidupnya beralur teratur jadi dia akan selalu mengulang aktivitas yang sama yang membuatnya nyaman, sehingga akan sangat jarang dia melakukan sesuatu tanpa persiapan.

Di kampus dia kemudian menemui teman-temannya yang akan memulai kuliah hari itu, dia ingin menceritakan betapa nyamannya rumah kontrakannya yang baru itu. Sesuai rencananya setelah selesai kuliah terakhir dia bersama tiga orang temannya yang penasaran dengan cerita dewi kemudian bersama-sama datang kerumah kontrakan itu.

loading...

Mereka memuji dewi karena berhasil mendapatkan rumah kontrakan yang seperti impiannya. Sesampainya dirumah itu salah seorang temannya menolak untuk masuk, dia bersikeras untuk pulang dahulu dengan alasan yang tidak jelas. Dewi tentunya tidak bisa menahan keinginan temannya itu. Setelah salah seorang temannya itu pulang mereka bertiga kemudian masuk kedalam rumah itu tanpa ada perasaan aneh saat itu.

Malam mulai menjelang saat mereka tersadar sudah tertidur diruang tamu setelah sama-sama asik menonton film drama korea terbaru. Dewi kemudian mengajak kedua temannya itu untuk menginap saja barang semalam dirumah itu, dan merekapun setuju. Dewi kemudian menuju dapur karena ingin mencari makanan didalam lemari pendinginnya tetapi dia tertegun karena merasa lemari pendingin itu tidak berada ditempat terakhir dia lihat.

Tetapi saat itu dia tidak ambil pusing, dia kemudian membuka pintu lemari pendingin itu dan sejenak dia terperanjat karena semua makanan segar yang ada disana sudah membusuk kecuali makanan kemasan yang masih terlihat segar. Dewi terdiam sejenak mencoba memahami apa yang terjadi, dia menyapukan pandangannya memperhatikan peralatan dapur yang ada disana dan kembali terkesiap karena dia merasa peralatan dapur itu tidak sesuai dengan tempat terakhir dia lihat.

Kemudian dia memanggil kedua temannya untuk melihat yang dia lihat. Kedua temannya terlihat tidak terlalu perduli dan mengatakan mungkin saja tadi saat mereka tertidur listrik mati yang membuat makanan segar itu busuk. Walaupun tetap merasa aneh dewi pun kemudian mencoba melogiskan alasan temannya tersebut, tetapi kemudian dia mengambil handycamnya, menyetingnya ke mode record dan menaruhnya diatas lemari dapur yang mengarah kepada lemari pendingin itu, pikirnya dia ingin tahu apa yang terjadi didapur itu.

Satu bulan berlalu, beberapa hal terjadi dirumah kontrakan itu, kejadian barang yang menurut dewi tidak pada tempat semestinya, merasa ada yang selalu mengawasinya didalam rumah, merasa ada orang yang menyentuhnya saat tidur, merasa para tetangga yang mulai menjauh darinya dan merasa lingkungan itu sekarang terlihat lebih angker. Hal ini ditambah oleh salah satu saran temannya yang dahulu tidak mau masuk kerumahnya.

Temannya itu menyarankan agar dia sebaiknya pindah dari rumah itu. Saat dewi menanyakan alasannya, temannya mengatakan kalau ada aura jahat yang keluar dari rumah itu yang jika dewi tidak kuat maka aura jahat itu bisa menggerogoti pikirannya. Dewi seperti melihat kilas balik menuju satu bulan kebelakang, dia memang merasakan kalau dirinya menjadi lebih emosional, dia merasa dirinya sudah tidak seteratur biasanya dalam beraktivitas, merasa dia semakin jauh dari temannya, merasa hubungannya dengan orang tuanya menjadi tidak menentu, merasa kuliahnya makin kacau.

Dewi terdiam termenung beberapa saat, tetapi kemudian pikirannya terbuka, mungkin dia perlu suasana baru yang berbeda. Setelah mengucapkan terima kasih atas nasihat dari temannya tersebut, hari itu juga dewi memutuskan pindah dari kontrakannya itu yang untungnya pemiliknya bersedia mengembalikan sebagian uang pembayaran kontrakan itu kepada dewi karena beralasan tempatnya tidak senyaman promosinya.

Dewi akhirnya pindah ke asrama mahasiswa tinggal bersama teman yang menasehatinya untuk pindah. Sampai hari itu saat dia menerima kiriman handycam yang lupa dia bawa saat pindah karena terburu-buru. Dalam rekaman video itu dewi merinding ngeri saat melihat rekaman yang isinya sosok nenek tua renta dengan wajah penuh luka mengerikan berjalan disekitar dapurnya, sosok itulah yang memindahkan perabotan yang ada didapur itu.

Dan yang menjijikkan dewi melihat sosok itu menghirup makanan segar yang ada di lemari pendingin dan juga yang ada dimeja makan sambil meneteskan liur yang berwarna kekuningan diatas makanan yang dia hirup. Segera saja dewi mematikan handycamnya, mencabut memorinya dan membuangnya kedalam tempat sampah. Perutnya masih terasa mual saat dia mengingat kalau dia memakan makanan sisa sosok nenek itu. Sekian.

Yandi Lalu

Yandi Lalu

Facebook – Yandi Lalu »

Instagram – @yandilalu

All post by:

Yandi Lalu has write 87 posts

Please vote Rekaman Dari Rumah Kontrakan
Rekaman Dari Rumah Kontrakan
Rate this post