Restoran Angker

Assalamualaikum wr, wb. Salam sejahtera! Lama tidak berjumpa. Oh iya, aku akan kirim 5 bonus 1 alias 6 cerita lagi, setelah itu aku gak akan posting cerita lagi. Soalnya banyak tugas dan kerjaan. Ya sudah selamat membaca cerita restoran angker ini. Ada 3 perempuan bernama Salsa, Aqila, dan Layli. Mereka semua sedang lapar dan akan makan disebuah restoran. Tapi sayang, restorannya mahal-mahal, tapi untung Salsa tahu tempat restoran yang agak murah. Mereka bertiga pun makan ditempat restoran itu.

Singkat cerita saat sudah sampai di restoran, mereka bertiga dipaksa jangan masuk oleh penjaga resto itu. Tapi mereka tidak peduli dan tetap masuk walaupun sudah dilarang. Mereka menganggap si penjaga sedang bercanda. Di dalam, mereka memilih-milih menu makanannya.

Pelayan: mau pesan apa? (Sambil bersiap menulis apa yang dipesankan).
Salsa: pesan jus strawberry 1, seafood 1, mie bakso 1, air putih 1, bubur ayam 2, es krim banana split spesial 1 (jangan ngiler ya! *Hihi), sudah itu saja.
Pelayan: baik. Tunggu ya adik-adik, oh iya, kalian bertiga kalau lagi makan gak boleh keluar ya!
Aqila: iya pak!

2 menit kemudian, pelayan datang lagi dan menyimpan pesanan mereka diatas meja makan mereka. Mereka pun makan dengan lahapnya. Tapi makanan milik Salsa dan Layli masih panas, sedangkan milik Aqila sudah hangat. Aqila pun makan (mie bakso) duluan.

Saat Aqila sedang mengunyah mienya, dia merasa mienya kenyal sekali dan kecil banget dan seperti gerak-gerak. Aqila pun tidak sengaja memuntahkan mienya keatas meja. Tapi mienya berubah menjadi cacing-cacing gelang dan pita. Aqila pun merasa sangat mual sambil ekspresi menjijikkan diwajahnya. Aqila pun tidak tahan melihat cacing-cacing yang habis dikunyah itu dan dia pingsan.

Layli: eh, Qil! Qila! Aqila bangun! Kamu kenapa? Hah! Sal! Mienya!

Lalu mienya berubah menjadi cacing-cacing hidup semua, jus strawberry menjadi darah, baksonya menjadi kepala tengkorak, es krimnya mencair dan menjadi darah, air putih menjadi nanah, seafood yang masih hidup dan yang paling menjijikkan adalah bubur yang berubah menjadi muntah seseorang. Salsa dan Layli pun merasa sangat jijik dengan makanan pesanannya.

Padahal mereka bertiga tadi melihat makanannya terlihat enak. Salsa dan Layli pun menggotong Aqila dan segera keluar dari restoran itu. Tapi 2 pelayan hantu mengejar mereka dari belakang sambil membawa pisau. Tapi untung si pelayan hantu tidak bisa keluar dari resto itu. mereka berhasil keluar dan menemui penjaga resto itu.

loading...

Layli: bapak penjaga tadi bukan?
Penjaga: iya, nah sekarang kalian sudah kenyang kan makan disini? Lain kali datang lagi ya! Makannya jangan susah *dong, oh iya nama bapak Ferdi. Bapak menjadi penjaga ini untuk membantu para pelayan yang akan membunuh orang-orang yang sudah masuk (sambil bersiap membunuh).
“*Argh!” sambil menjerit merasakan sakit.

KCH

Salma Siti Fatimah

Sekedar kembali mengingatkan. "Jangan pernah baca ini sendirian" :)

All post by:

Salma Siti Fatimah has write 2,660 posts