Ritual Elevator

Elevator adalah permainan atau ritual yang dapat membuat pelakunya menuju ke dunia lain. Hal yang dibutuhkan hanyalah sebuah gedung berlantai sepuluh atau lebih dengan sebuah lift/elevator didalamnya. Lakukan hal-hal berikut ini.

  • Masuk kedalam lift. Sendirian.
  • Ketika didalam lift, pergilah kelantai-lantai sesuai urutan berikut: Lantai 4 → Lantai 2 → Lantai 6 → Lantai 2 → Lantai 10. Jika seseorang masuk kedalam lift selama kau melakukan ini, ritualnya batal.
  • Ketika terakhir kau tiba dilantai 10, tekan tombol kearah lantai 5. Jangan keluar.
  • Ketika tiba dilantai 5, seorang wanita akan masuk bersamamu didalam lift. Jangan bicara padanya.
  • Setelah wanita itu masuk, tekan tombol ke lantai 1.
  • Setelah menekan tombol menuju lantai 1, lift malah akan membawamu naik menuju lantai 10 bukan turun kearah lantai 1. Jika kau menekan tombol lain pada titik ini kau akan menggagalkan seluruh ritual ini, tapi inilah satu-satunya kesempatanmu untuk keluar dari semua ini.
  • Jika lift yang kau tumpangi telah melewati lantai 9, itu pertanda bahwa ritual yang kau lakukan telah sempurna.

Hanya ada satu cara untuk mengetahui apakah kau berhasil atau tidak menjalani ritual tersebut. Dunia yang kau singgahi sekarang hanya ada satu orang didalamnya, yaitu dirimu. Tidak ada yang tahu apa yang terjadi kemudian setelah kau tiba disana. Konon, wanita yang bersamamu didalam lift ketika tiba dilantai 5 bukanlah seorang manusia. Seseorang pernah melakukan ritual ini. Begini kesaksiannya.

Saya sudah mencobanya! Perusahaan tempatku bekerja kebetulan memiliki gedung berlantai sepuluh. Saat itu hari libur dan tak seorangpun berada disana. Jadi saya mencoba menaiki elevator dan menekan tombol lantai 4 → 2 → 6. Lantai 6 adalah tempatku bekerja dan saya bisa melihat kantorku kosong dari dalam lift. Lalu saya pergi kelantai 2 → 10. Tidak seorangpun masuk kedalam. Benar-benar hari libur.

Lalu saya tiba dilantai 5, pintu terbuka, dan saya lihat seseorang berdiri disana! Seorang wanita! Saya terkejut dan sedikit menarik nafas. Tapi itu hanya rekan kerja seniorku, Mei Lin (nama samaran). Dia seorang wanita yang berusia sekitar 30-an. Dia tertawa melihat reaksiku. “Kau juga kerja lembur?” kataku dan membiarkannya masuk.

loading...

Saya baru saja hendak menekan tombol kearah lantai 1, tapi saya pikir, tampak aneh sekali orang datang pagi-pagi sekali kedalam gedung ini lalu bergegas pergi, dan lagi pula ritual itu telah berakhir, jadi saya menyerah dan menekan tombol kearah lantai 6. Ketika baru saja keluar dari lift saya rasa seperti mendengar seseorang membunyikan lidahnya dibelakangku.

Saya menoleh kembali tapi pintu lift baru saja tertutup dan saya tidak yakin jika Mei Lin yang membuat suara itu. Mungkin hanya khayalanku. Jadi tidak ada yang terjadi padaku sama sekali. Tapi saya penasaran dengan apa yang Mei Lin lakukan saat dilantai 5 hari itu.

Arie R

Arie R

Suka berbagi cerita dan senang membaca website seperti KCH!

All post by:

Arie R has write 79 posts