Roh Penasaran Korban Gempa Bumi

Seorang sopir angkutan kota di Padang, Sumatera Barat menelusuri jalanan pada jam 8 malam untuk mengantar beberapa penumpangnya sampai ke tujuan mereka masing-masing. Di sebuah tempat, sopir tersebut mengangkut seorang gadis muda yang ingin menumpang di mobilnya. Penumpang yang lainnya lalu menyisakan sebuah tempat untuk gadis itu di kursi penumpang.

Setelah berjalan beberapa saat, keriuhan terjadi di dalam mobil tepat di antara penumpang. Sopir yang melihat dari kaca spion tengahnya ke belakang, lalu mendadak kaget setelah para penumpangnya bertanya-tanya kemana gadis yang terakhir diangkutnya menghilang. Konon itu adalah hantu gadis muda yang tewas akibat gempa bumi yang terjadi beberapa waktu yang lalu.

Tempat sopir itu mengangkut gadis tersebut memang lokasi di mana sebuah gedung runtuh berantakan akibat tragedi itu. 30 September 2009, warga Padang di Sumatera Barat diterjang oleh gempa bumi yang sangat hebat. Gempa bumi itu meluluh-lantakkan beberapa bangunan hingga roboh dan menyebabkan beberapa orang kehilangan nyawa.

Sejak itu, cerita-cerita hantu mulai merebak di kalangan masyarakat Padang dan sekitarnya bahkan hanya beberapa hari setelah gempa itu terjadi. Saat kru-kru penolong yang sudah berusaha memindahkan korban-korban gempa bumi yang masih hidup di bawah reruntuhan sebuah gedung sejak pagi, seorang petugas masih melakukan penyisiran di dalamnya pada petang hari menjelang malam yang gerimis.

loading...

Tak berapa lama, sebuah suara terdengar dari balik tembok-tembok yang hancur. “Tolong.. tolong” suara itu keluar dari sebuah tembok yang tak utuh lagi. Mendengar itu, petugas tersebut langsung mendekati sumber suara dan berusaha memindahkan tembok itu. Namun, ketika berhasil betapa terkejut petugas itu setelah melihat sosok tak bernyawa dari balik tembok itu.

Di lain waktu, seorang sopir angkutan tengah menelusuri jalanan malam di kota. Beberapa saat kemudian, tampak gerombolan penumpang melambaikan tangannya dari kejauhan. Sopir itu pun menghentikan laju kendaraannya tepat di depan orang-orang itu. Satu per satu dari mereka kemudian naik mengisi kursi penumpangnya hingga penuh.

Selang beberapa waktu, udara sunyi mengisi bilik penumpang yang penuh itu. Heran, sopir angkutan kota itu menoleh ke belakang, dan lalu terkejut ketika menemukan tak seorang pun ada di sana selain kursi-kursi kosongnya. Konon para penumpang yang tadinya melambaikan tangannya ke arah sang sopir adalah roh penasaran dari orang yang meninggal akibat reruntuhan gempa bumi di tahun 2009.

Share This: