Rumah Angker Dekat Pohon Durian

Hai namaku azrul widiatmadja dan mungkin ini adalah ceritaku yang ketujuh tentang rumah angker dekat pohon durian, setelah hampir 7 bulan akhirnya aku bisa menulis cerita lagi di KCH. Oh iya kisah nyata ini dialami oleh abangku sendiri. Ketika dia masih duduk di sekolah dasar. Dan mungkin kenangan ini tidak akan pernah terlupakan olehnya. Kejadian itu terjadi tepatnya dipersimpangan gang masuk rumah kami dulu.

Di persimpangan itu ada rumah yang penuh dengan tanda tanya dan misteri. Rumah besar yang dulu pernah terjadi perampokan dimana seluruh keluarga dibunuh bersama dengan pembantunya, sungguh kisah tragis yang terjadi pada waktu itu. Sejak saat itu, rumah itu mungkin menjadi rumah paling angker di kampung kami. Karena kalau malam sering terdengar suara tangisan pilu dan teriakan-teriakan.

Rumah itu sangat luas halamannya, dikiri rumah banyak pohon pisang yang sangat tak terawat, dan sebelah kanan itu ada kuburan (kalau kata ibuku itu adalah kuburan pemilik rumah yang dirampok itu). Sementara didepan rumah itu terdapat pohon durian yang sangat rimbun dan dipohon durian itu banyak sekali cerita-cerita yang menyeramkan terjadi. Ada cerita yang pernah bertemu kuntilanak duduk disalah satu cabang pohon lalu menghilang kedalam rumah. Ada juga cerita pernah bertemu genderuwo, dan bertemu pocong. Seperti yang dialami abangku.

Waktu itu selepas shalat maghrib, abangku seperti biasa berangkat mengaji bersama teman-teman ketempat pak haji in’am (yang merupakan paman kami sendiri dan sekarang sudah meninggal). Rumah pamanku ini berbeda gang dengan kami dan pastinya kalau ketempat pamanku harus lewat dari depan rumah tersebut. Saat pergi gak terjadi hal yang aneh, tapi diperjalanan pulang sehabis isya, abangku berpisah dengan teman-temannya dan dia melewati rumah angker, gelap dan tidak berpenghuni itu sendiri.

Saat dia ingin berlari terdengar suara yang sangat keras jatuh dari pohon durian itu. Dengan spontan abangku langsung terkejut dan menoleh ke pohon itu, tapi tidak ada siapa-siapa. Lalu dia pun mencoba untuk ingin berlari kembali, tapi tiba-tiba terdengar ada suara yang seperti memanggil “nak tolongin kakek *dong, kakek terjatuh”. Abangku kembali menoleh ke pohon itu, dan benar saja disitu ada seorang kakek yang sedang duduk di atas tanah sepertinya memang habis terjatuh.

Tanpa berpikir yang macam-macam anehnya abangku berjalan hendak menghampiri si kakek, ketika beberapa meter lagi akan mencapai si kakek tiba-tiba seluruh tubuh si kakek mengeluarkan asap. Semakin lama semakin banyak hingga perlahan-lahan tubuh si kakek sirna dan asap tersebut menjelma dan menjelma menyerupai sosok pocong dengan muka menyeramkan, sontak abangku terkejut dan gemetaran keringat dingin.

Dia mencoba untuk lari sekuat tenaga tapi anehnya dia hanya berlari ditempat saja, dengan diselimuti perasaan takut tak menentu akhirnya abangku pingsan. Saat abangku siuman ternyata dia sudah ada dirumah dan dirumah kami telah ramai beberapa tetangga termasuk pamanku haji in’am yang termasuk juga guru ngaji abangku.

loading...

Rupanya saat abangku pingsan orang tuaku gelisah karena sampai hampir jam 10 malam belum juga pulang, akhirnya ayahku memutuskan untuk menyusul kerumah pamanku dan saat melintasi rumah kosong itulah ayahku menemukan abangku yang tergeletak dibawah pohon durian tersebut.

Setelah keesokan harinya abangku baru menceritakan tentang kejadian yang dia alami kepada kedua orang tuaku. Dan orang tuaku bilang ternyata telah banyak dari orang kampung itu yang melihat penampakan dirumah itu maupun di pohon durian itu. Semenjak kejadian itu abangku kalau malam tak berani lagi sendirian kalau melintasi rumah tersebut.

Kejadian itu merupakan kejadian seram yang kata abangku tak mungkin terlupakan sampai sekarang, hingga akhirnya abangku mencerita kejadian itu padaku dan kutuliskan dalam cerita yang mungkin tidak seram bagi kalian, dan beruntungnya aku tidak lahir di kampung itu jadinya gak perlu merasakan keangkeran itu rumah.
Pim BBM: D5F24055 (bagi anda yang ingin berteman silahkan di invite).

Azrul Widiatmadja

Azrul Widiatmadja

” Hidup ini butuh proses dan proses terakhir dari hidup adalah kematian ”
_
_
( Bbm. D5F24055 )

All post by:

Azrul Widiatmadja has write 11 posts

Please vote Rumah Angker Dekat Pohon Durian
Rumah Angker Dekat Pohon Durian
1.5 (30%) 2 votes