Rumah Angker di Dekat Taman

Hai sahabat KCH, perkenalkan nama aku M,Rizki.Syahputra. Ok tanpa basa-basi langsung saja ya.Pada hari kamis tepatnya malam jumat. Aku dan teman-temanku panggil saja (Vemas, Faiz, Denisa, Ayu, Enji, Sawal, Zidan dan aku). Berencana untuk bergadang, kami bertemu di lapangan/taman Jam 12 tepat. Setelah kami bertemu, kami pergi ke rumah angker.

Rumah itu terkenal angker karena banyak yang mati disana, setelah kami sampai di depan pintu rumah angker itu. Tiba tiba ada seseorang yang menjatuhkan kertas dari atas. Aku lihat ke atas tidak ada siapa siapa, aku membuka kertas itu dan isi kertas itu tertulis “Jangan masuk kerumah ini jika kamu ingin selamat”. Melihat isi kertas itu aku dan teman-temanku jadi merinding.

Tapi kami ngeyel kami malah masuk ke dalam dan periksa seluruh bagian bagian dari rumah itu terkecuali kamar mandi, kami berencana pergi ke kamar mandi bersamaan. Setelah di periksa bagian-bagian rumah itu tidak ada apa apa. Lalu kami langsung periksa kamar mandinya dan periksa bagian-bagian dari setiap kamar mandi itu, setelah di periksa salah satu dari teman ku yaitu Faiz menemukan sebuah kertas lalu Faiz memanggil kami.

Faiz: kawan-kawan sini deh.
Kami: ada apa faiz?
Faiz: ini aku menemukan sebuah kertas.
Aku: sini biar aku yang membukanya.

Kami pun baca isi kertas itu bareng bareng. Ternyata isi dari kertas itu adalah. “Salah satu temanmu akan kurasuki” setelah baca isi kertas itu. Tiba tiba lampu di kamar mandi mati. Untung aku membawa senter, kami perlahan lahan beranjak keluar kamar mandi. Dan ingin keluar dari rumah itu, setelah mendekati pintu luar tiba tiba pintu itu ke kunci.

Kami membukanya dengan sekuat tenaga tapi tidak bisa juga, lalu tiba tiba hawa dingin mulai terasa. Kami Semakin merinding saat itu, tiba tiba ada seorang cewek menangis suaranya dari kamar mandi yang kami periksa tadi. Lalu Faiz pun ke kamar mandi dengan ketakutan, lalu kami bilang.

Kami: Faiz jangan ke sana.
Faiz: tidak apa apa kok aku cuman periksa.
Kami: ya sudah tapi jangan lama-lama, itu suara cewek nangisnya semakin kencang.
Faiz: oke.

Faiz pun beranjak ke kamar mandi, setelah faiz di kamar mandi. Dia teriak karena melihat kuntilanak.

Faiz: Argh, Tolong aku!!
Kami: eh itu suara faiz, ayo kesana.

Kami pun beranjak ke kamar mandi, ternyata faiz sudah tidak sadarkan diri, ternyata dia kesurupan. Lalu kami membawanya ke rumah pak ustadz, untung pintu luar bisa di buka. Kami pun langsung beranjak ke rumah pak ustadz, lalu kami ngetok ngetok pintu pak ustadz.

Kami: Pak.. pak.. tolong pak faiz kesurupan.
Ustadz: ustadz pun langsung membukakan pintu dan suruh masuk.
Kami: kami pun masuk.

Setelah itu pak ustadz tidak mengeluarkan dulu, diajak berbicara dulu (Sial nih pak ustadz lagi kesurupan juga malah di ajak bicara dulu Hadeh). Setelah pak ustadz bicara pak ustadz sudah tau apa yang kami lakukan di rumah angker itu. Pak ustadz langsung mengomelkan kami dan tepat sebelum kuntilanaknya di keluarkan dari tubuh faiz kami berkata “Kami minta maaf ya, tadi kami itu hanya menelusuri apakah betul rumah itu angker”.

loading...

Lalu setan nya langsung memaafkan kami. Setelah itu jika kami hendak ingin bermain di rumah itu kami harus bilang permisi numpang main. Atau inggris nya: we must say excuse coming around. Maaf sebenarnya aku gak pintar bahasa inggris, aku ambil itu dari google terjemahan. Terima kasih telah membaca cerita saya, pusing 10 keliling saya bikin nih cerita. Salam juga buat KCH John. Thanks for your time.

Share This: