Rumah Baru Angker

Hai namaku Zidan, aku akan menceritakan pengalaman yang berkaitan dengan hantu ketika aku tinggal di rumah baru. Saat itu, kira-kira tahun 2008 aku berumur 14 tahun. Langsung saja, cerita ini dimulai ketika aku pindah rumah, ketika masuk ke rumah baruku. Aku merasa tidak enak, namun aku tidak tahu apa yang menyebabkan aku merasa tidak enak ketika memasuki rumah baruku.

Ketika masuk, aku disuruh untuk memilih kamar. Aku memilih kamar yang paling belakang dekat kamar mandi, karena kamar ini luas ditambah lagi suasananya yang hening dan tenang. Membuatku tertarik kepada kamar ini, hari pertama dan hari kedua aku tinggal di rumah baruku. Awalnya aku merasa biasa-biasa saja alias tak ada yang aneh, namun hari ketiga dan ke empat, aku mulai merasakan ada yang janggal dengan rumah ini. Karena setiap malam, aku sering mendengar tangisan wanita dan berubah menjadi tertawa cekikikan.

Karena merasa aneh, aku bertanya kepada mamahku. Namun mamahku bilang bahwa itu hanya halusinasiku saja, aku bertanya kepada papahku, namun sudah kuduga jawabannya sama seperti mamahku. Papahku bilang itu hanya halusinasiku, kemudian aku bertanya kepada kakakku, namun lagi-lagi jawabannya sama, kakakku bilang itu hanya halusinasiku.

Karena tak kunjung mendapatkan jawaban, akhirnya aku mencoba untuk membuktikan adanya hantu di rumah ini. Akhirnya, pada malam jumat tepatnya jam 00.00 aku mengajak 2 (dua) temanku yang bernama Andrey dan Roy, untuk melakukan ritual memanggil hantu. Yaitu dengan cara berdandan seperti hantu, akhirnya rasa penasaranku hilang, namun sekaligus ketakutan.

Karena aku dan kedua temanku melihat 2 hantu sekaligus, pertama kuntilanak berbaju dan berwajah sangat hancur, kedua aku melihat sosok tinggi besar, berbulu lebat, serta gigi bertaring dan mata berwarna merah menyala. Aku dan kedua temanku langsung pingsan. Ketika aku bangun, aku sudah ada di masjid bersama orang tuaku dan tetangga tetanggaku.

loading...

Aku melihat ke-2 temanku sudah dibungkus kain kafan dan sudah tak bernafas, aku menanyakan hal ini kepada orangtuaku dan orangtuaku bilang kedua temanku itu sudah meninggal. Karena sebelum berdandan menjadi hantu di rumahku, mereka belum sholat isya dan mereka dihisap darahnya. Kemudian, aku bertanya kepada pak RT di komplek.

Pak RT bilang bahwa rumah itu dihuni oleh 2 makhluk halus, 1 kuntilanak berbaju merah, 2 genderuwo yang suka menghisap darah manusia, kata pak RT itu juga. Bahwa sebelum memasuki rumah itu, aku harus memberikan sesajen terlebih dahulu sebelum memasuki rumah itu, agar ke-2 makhluk halus itu tidak mengambil tumbal dan mengganggu ku. Beberapa hari kemudian, aku dan keluargaku pindah ke jakarta untuk mencari rumah baru yang lebih baik dan nyaman.

Share This: