Rumah Derita

Selamat membaca, namaku bunga sekarang aku tinggal bersama tanteku, tanteku memiliki rumah yang sangat besar sekali. Tetapi walaupun rumah itu besar, di rumah itu tetap tidak ada ruang untukku. Karena hidupku di sana sangat menderita aku diperlakukan seperti budak yang tidak ada hentinya untuk disuruh-suruh, aku pernah memecahkan satu gelas, lalu jariku dipotong oleh tanteku padahal itu tidak sengaja.

Aku tidak pernah diperbolehkan untuk keluar dari rumah itu, kalian semua pasti ingin tahu kenapa aku tinggal di situ karena aku yatim piatu. Orang tuaku meninggal karena tabrakan mobil, karena nenekku hanya memiliki 2 orang anak yaitu ibu dan tanteku. Juga karena nenek dari ayah aku anaknya cuma satu yaitu cuma ayahku jadi mau bagaimana lagi terpaksa aku di asuh oleh tanteku, tanteku terkenal orang yang sombong sekali, sebelum aku tinggal di rumah derita itu, rumah itu ada pembantunya.

Tetapi saat aku datang kerumah itu tanteku langsung memecat pembantu itu, dan hanya ingin aku yang bekerja untuk seluruh rumahnya, dan aku pernah melakukan kesalahan kecil, saat aku sedang mengepel ternyata lantainya terlalu basah, lalu tanteku sedang berjalan keburu-buru dia terpeleset dan langsung memotong jariku menggunakan pisau, waktu itu umurku 8 tahun.

loading...

Aku tidak disekolahkan sampai umurku 12 tahun, kematianku datang saat aku sedang membersihkan kamar mandi, karena kamar mandi yang terlalu besar aku tidak sengaja menginjak sabun, lalu kepalaku terbentur, inilah cerita terakhir saat aku sedang di rumah sakit.

Tante: kamu ini bikin repot saja, bikin habis-habisin uang tahu nggak?
Aku: maafkan aku tante!
Tante: memang dengan maaf bisa mengembalikan uangku?
Aku: kenapa tante tidak memikirkan aku? Kenapa tante selalu memikirkan uang dan kesombongan? Aku ini keponakan tante! Bukan budak dan bukan lain-lain.

Saat itu aku melampiaskan semuanya.

Tante: ah berisik saja kamu, mati saja sana! Jadi keponakan itu yang berguna sedikit.
Aku: aku sudah berguna tapi kenapa tante memecat semua pembantu?
Tante: karena pembantu itu dibayar dan kamu tidak.

Tiba-tiba dokter datang.

Dokter: mohon maaf tolong bayar DP-nya dulu ya bu, untuk pengobatan yang selanjutnya biar nanti saja bayarannya.
Tante: oke dok sebentar ya dok.

Lalu dokter itu keluar.

Tante: tante gak mau bayarin biaya-biaya kamu bayar saja sendiri.
Aku: tapi tante.

Tante keluar sambil membanting pintu. Sebulan aku di rumah sakit, dan ternyata tanteku benar-benar tidak kesini, 2 bulan berlanjut dan setelah 2 bulan itu aku sudah tiada alias meninggal dunia, entah apa yang dipikirkan oleh tanteku, sehingga membuatku meninggal dunia.

Nisa

Nisa

Hai kakak kakak !
Di sini saya mau menceritakan kisah kisah seram + kisah nyata ,
Mau mengenal saya lebih detil ?
Wa – 087705498356

All post by:

Nisa has write 1 posts

Please vote Rumah Derita
Rumah Derita
Rate this post