Rumah Kontrakan

Hi saya Ryan asal pulau Lombok. Sebelumnya salam kenal buat admin dan agan penulis semua. Karena sering baca postingan agan-agan, saya jadi tertarik untuk berbagi cerita yang pernah saya alami sendiri. Nah langsung saja kita mulai ceritanya *cekidot. (Dalam cerita ini saya akan mengganti kata “saya” dengan “aku” biar lebih seru, *hehe). Pengalaman ini aku alami saat sewa sebuah rumah kontrakan pada saat aku masih duduk dibangku kuliah disalah satu Universitas Kedokteran didaerahku (meskipun gak sampai wisuda *hehe).

Karena jarak antara rumah dan kampus yang terbilang jauh, orang tuaku memutuskan untuk memberikan fasilitas rumah kontrakan diperumahan BTN yang dekat dengan kampus. Rumahnya terbilang besar bagiku untuk kutinggali sendiri, dengan 3 kamar tidur, dua kamar mandi, ruang tamu, gudang, dapur, dan garasi (cocok untuk orang yang sudah berkeluarga). Karena itu aku pun memutuskan untuk mengajak 2 temanku(sebut saja Samsul dan Arji yang masih satu fakultas) untuk ikut ngontrak denganku (mereka bayar kontrakannya kepadaku karena dulu kontrakannya sudah dibayar sama orang tua).

Awal tinggal dikontrakan tidak ada hal-hal aneh yang terjadi, sangat tenang dan damai bahkan teman kampus pada senang nimbrung disini. Keanehan mulai terasa setelah beberapa bulan. Berawal dari salah satu temanku yakni Samsul mengatakan kalau tadi pagi sekitar jam 4 pagi dibangunkan oleh seorang nenek (hari dan tanggal aku lupa). Suatu hari kami pun menemukan seekor biawak yang lumayan besar keloyoran didepan pintu gudang yang terletak dibagian paling belakang rumah.

Arji sontak mengejar dan menangkap itu biawak lalu membunuhnya. Tapi selepas kejadian itu kami jadi semakin sering menemukan biawak dikontrakan kami, baik siang atau malam dan di dalam rumah ataupun pekarangan depan dan belakang rumah. Yang membuatku heran kedua temanku ini mengaku tak nyaman tinggal dirumah ini, katanya sering diganggu sama jin/hantu tapi aku sendiri tak pernah mengalami hal-hal yang aneh. Akhirnya setelah 6 bulan merekapun hengkang dari kontrakan dan aku pun sendirian tinggal dirumah kontrakan mulai saat itu.

Selepas kedua temanku pergi, aku jadi sering mengajak temanku untuk menginap untuk menemaniku dirumah tersebut, namun semua teman yang aku ajak menginap tidak ada yang mau kembali lagi, katanya rumahnya angkerlah gitulah ginilah. Ada juga temanku yang sampai teriak histeris disaat pagi buta karena katanya dikagetkan sesosok kakek yang berdiri didalam kamar mandi dengan muka rusak, pada saat dia terbangun ingin kekamar mandi buat buang air kecil.

loading...

Aku pun jadi merasa sedikit ngeri dengan beberapa kejadian yang dialami teman-temanku. Aku mulai merasa ada yang ganjil setelah lampu didalam kamarku sering kedip-kedip mati nyala gitu. Awalnya aku kira cuma memang lampunya yang sudah waktunya diganti. Setelah aku ganti hal serupa masih saja terjadi, bahkan semakin sering, yang awalnya cuma sekali dalam semalam jadi tambah sering.

Puncaknya terjadi pada suatu malam sekitar jam 2 dini hari, saat itu aku sedang asik bermain game Need for Speed di laptop. Lampu kamarku mulai mati nyala, mati nyala berulang kali kira-kira selama 5 menitan hal itu terjadi lalu kembali normal, tapi aku tak menggubris karena sedang asik bermain game. Selang 30 menit hal sama terjadi lagi lampu kamarku mati nyala, mati nyala semakin cepat hingga terdengar ledakan *boom.

Bohlamnya meledak, seketika aku kaget dan merinding. Tak lama aku mendengar persis seperti suara pegangan pintu dimainkan naik turun “tak, tok, tak, tok” dari pintu belakang, otomatis aku tambah merinding. Aku beranikan diri untuk mengecek kebelakang, saat kulihat ternyata tak ada yang terjadi dengan pegangan pintunya, namun suaranya masih terdengar. Aku perhatikan lagi ternyata suaranya berasal dari dalam kamar mandi yang terletak disamping pintu belakang.

Aku buka pintunya, tak ada apapun didalam kamar mandi. Namun suara itu berasal dari balik langit-langit kamar mandi tersebut. Aku coba ambil air dengan *centong lalu membaca ayat kursi, lalu kusiramkan kearah sumber suara. Tapi naasnya suara itu bukannya berhenti namun semakin gaduh terdengar. Aku pun lari mengambil kunci motorku dan tancap gas meninggalkan rumah kontrakan tanpa menutup pintu, pokoknya kabur dah. Nah itu adalah salah satu pengalamanku. Maaf kalau ceritanya gak seram dan cara menulis amburadul, soalnya baru pertama menulis.

loading...
AfryanDana

AfryanDana

Saya cuma orang penakut yang suka cerita serem....

All post by:

AfryanDana has write 1 posts