Rumah Makan Resto

Namaku Guntur, aku baru saja lulus kuliah dan ternyata gelar tidak menjadikanku apa-apa. Lulusan gelar teknik sepertiku sekarang saja susah untuk mencari pekerjaan. Akhirnya aku mencoba melamar ke sebuah rumah makan resto. Rumah makan ini terbilang besar dan ramai bahkan hingga malam hari. Karena cukup jauh dari rumah aku pun di sarankan oleh pemilik resto untuk ngekost, dan kostku sekarang ada di belakang resto ini.

loading...

Karena masih baru jadi aku di tempatkan shift malam setiap harinya sambil mengurus dapur, cukup lelah namun ini sudah menjadi kewajibanku sebagai karyawan baru dan gajinya pun lumayan jadinya aku semangat untuk bekerja. Bagian belakang resto ini adalah dapur, ada sebuah taman kecil dan satu pohon yang sangat besar.

Aku tidak tau apa nama pohon itu, namun pohon itu terlihat sangat mengerikan bahkan setiap malam aku pulang di jalan gang menuju kostku itu. Pohon itu terlihat sangat jelas, dan setiap aku pulang melewati jalan gang itu ketika malam hari tidak pernah ada yang lewat. Entah perasaanku saja atau memang aku benar, setiap kali melewati pohon itu aku jadi merasa tidak enak perasaan.

Sesampainya di kost dan kamarku yang berada di lantai 2, ketika aku membuka jendela pun aku bisa melihat pohon itu. Namun aku tidak pernah berpikiran macam-macam, sampai suatu hari. Ketika aku akan membuang kuah sup ke belakang selokan yang ada di kost. Tidak sengaja aku tersandung sesuatu hingga akhirnya kuah tersebut tumpah di pohon besar itu.

Karena terlanjur sudah terbuang aku kembali ke dapur, cucianku masih menumpuk saat itu. Aku lanjut mengerjakan pekerjaanku dan teman-temanku pamit untuk pulang duluan dan karena pekerjaanku belum selesai, terpaksa aku pulang agak larut. Ketika aku sedang mencuci piring, tiba-tiba saja aku mendengar suara.

Suara tangisan seorang perempuan, aku terdiam sejenak melirik kiri dan kananku yang jelas-jelas tidak ada siapa-siapa. Aku buru-buru menyelesaikan pekerjaan dan setelah selesai aku langsung pulang. Karena perasaanku saat itu sudah mulai tidak nyaman dan ketika aku melewati gang itu, perasaan takut tiba-tiba muncul dan jantungku berdegup.

Aku sadar sepertinya ada yang terus memperhatikanku dari arah pohon itu. Namun aku tidak berani melihatnya karena merasa takut, aku hanya berjalan menunduk menuju kostku. Aku mempercepat langkahku sampai angin dingin tiba-tiba saja berhembus di pundak ketika aku melewati pohon itu lalu aku berlari ke kost. Sampailah aku di kost, aku mencoba bersikap seperti biasa karena suasana kost membuatku cukup nyaman.

Namun karena sudah malam, semua teman-temanku di kost sudah pada tidur. Aku menuju kamar mandi, dan kamar mandi itu tertutup lalu aku coba membuka pintunya. Baru saja aku membuka sedikit, tiba-tiba “…?” aku tutup kembali pintu itu. Aku coba membukanya lagi, astaga suara wanita tertawa kecil terdengar tiap kali aku membuka dan menutup pintu. Karena penasaran akhirnya aku membuka lebar pintu dan tidak ada siapapun, aku pun lari kembali ke kamarku karena panik.

Dan ketika aku masuk, dari pemandangan luar kamarku dan di luar jendela kamarku tepat diatas pohon. Aku melihat sosok wanita dengan rambut panjang yang menutupi badan dan hanya terlihat wajahnya saja. Aku tidak tau harus apa, aku pun berlari turun kebawah lalu mengetuk pintu kamar temanku dan malam itupun terjadi kehebohan di kost. Sampai akhirnya aku pun ditenangkan oleh bapak kost, setelah aku bercerita yang aku alami.

Bapak kost pun akhirnya angkat bicara bahwa memang di pohon itu ada penghuninya, dulu pernah ada seorang wanita yang dijamahi lalu di bunuh oleh pacarnya sendiri dan juga teman-temannya. Keluarga dari pihak wanita itu tidak terima, dan katanya pacar dari wanita itupun di bunuh. Konon wanita itu di bunuh di pohon itu dan sosoknya masih ada sampai sekarang untuk membalas dendam pada teman-temannya yang lain dan mungkin karena ulahku membuang kuah pada pohon itu akhirnya penunggu itupun marah dan menggangguku.

KCH

Guntur

Sekedar kembali mengingatkan. "Jangan pernah baca ini sendirian" :)

All post by:

Guntur has write 2,694 posts