Rumah Merah

Rumah merah ini juga bisa dikenal sebagai “Rumah Hantu” atau “Rumah Penyihir” rumah merah ini adalah sebuah tempat tinggal pribadi yang terletak di suatu tempat di Massapequa, Long Island. Rumah ini memiliki desain yang unik dan aneh, rumah ini telah menghadirkan banyak mitos dan sebuah urban legend yang menakutkan.

loading...

Rumah merah ini mempunyai kesan yang sangat aneh dan menakutkan di malam hari, bahkan di siang hari pun rumah ini tetap terlihat aneh. Rumah ini sudah sangat tua dan sudah tidak berpenghuni, rumah ini tampak terlihat seperti sebuah pemakaman tua karena pagar di setiap sisi rumah sudah berkarat dan menghitam. Di luar perkarangan rumah ada sebuah trotoar yang di cat berwarna hitam, terkadang ada sebuah mobil jenazah berwarna hitam yang sedang sengaja di parkir di luar perkarangan rumah.

Bagian dinding luar rumah terbuat dari bata berwarna merah, desain dari jendela rumah ini membuat bagian depan rumah terlihat seperti wajah iblis merah, lengkap dengan sebuah tanduk yang sedang menyeringai. Arsitektur pembuat rumah ini telah membuat sebuah kisah yang menakutkan, beberapa warga sekitar telah mengatakan bahwa rumah itu memiliki sebuah peti mati yang besar dan berisi sebuah patung setan.

Dan mereka mengatakan bahwa salah satu dari mereka telah melihat sosok hantu berambut hitam panjang dan mengenakan jubah hitam, sedang melihat keluar dari dalam jendela. Dalam kenyataannya, Dahulu rumah ini telah di miliki oleh sebuah keluarga yang sangat baik dan sangat terpandang. Suatu ketika keluarga tersebut telah mendapat sebuah cerita yang tidak benar mengenai rumah yang mereka tinggali itu, keluarga itu mengatakan bahwa cerita yang terdengar dari mulut ke mulut mengenai keanehan rumah ini adalah tidak benar, keluarga tersebut mengecam keras dengan rumor mengenai rumah mereka yang terlihat aneh dan tidak normal.

Namun di lain pihak ada warga yang tidak suka dengan Keluarga tersebut, konon di malam hari keluarga itu telah di bantai secara kejam dan mereka sekeluarga di temukan tewas mengenaskan karena pembunuhan. Kabarnya jika kalian kebetulan telah melewati rumah ini dengan sebuah mobil di malam hari maka dari salah satu jendela rumah akan terlihat sebuah lilin yang sedang menyala dan lilin ini pun akan terlihat sama dengan jumlah anggota di dalam mobil kalian, dan kalian pun akan bernasib sial begitu juga dengan anggota lainya yang berada di dalam mobil.

Ada sebuah kisah urban legend mengenai rumah merah ini, kisah ini berawal dari sekelompok remaja yang sedang memutuskan untuk menguji apakah yang di ceritakan oleh warga mengenai keanehan rumah ini adalah benar atau hanya di buat-buat saja dan mereka ingin membuktikanya. Malam itu, mereka beranggota empat di dalam mobil dan mereka langsung pergi menuju rumah itu, ketika mereka sampai di rumah ini, mereka memarkir mobil mereka tepat di depan rumah, mereka mematikan mesin dan terdiam dalam beberapa menit di dalam mobil, dan mereka mulai menatap seluruh bagian rumah dalam beberapa menit.

Di malam hari rumah ini secara otomatis selalu di berikan penerangan oleh pihak perusahaan listrik dan lampu di dalam di biarkan menyala di saat malam tiba. Di saat asik melihat perkarangan rumah, mereka melihat ada sebuah cahaya berkelap-kelip di salah satu jendela di kamar atas. Karena penasaran, mereka pun keluar dari mobil dan melihat lebih dekat, mereka melihat dua buah lilin yang sedang menyala di sana. Kemudian di iringi dengan cahaya yang berkelap-kelip temaram di salah satu jendela di kamar paling bawah dan ada dua buah lilin yang sedang menyala di samping jendela itu. Mereka mulai terkejut dengan empat buah lilin yang menyala karena mereka beranggotakan empat.

Saat itu, salah satu dari mereka berteriak “Ayo cepat keluar dari dalam rumah siapapun kau!”, setelah itu mereka berempat berlari ke arah pintu rumah itu dan mulai mengetuk pintu depan rumah, “Tok tok! Apakah ada seseorang di dalam rumah?” tanya salah satu dari mereka. Tiba-tiba ada suara seseorang menuruni tangga dari dalam rumah, dan mereka pun saling mengintip di jendela di samping pintu, mereka melihat sebuah tangga berwarna putih dan tak terlihat ada seseorang yang menuruni tangga.

Tiba-tiba lampu dari dalam rumah padam dan terdengar suara seseorang dari luar rumah entah siapakah itu “Cepat pergilah kalian dari rumah ini”. Setelah mendengar suara tersebut tiba-tiba pintu depan rumah terbuka lebar dan mereka pun berlari secepat mungkin ke dalam mobil dan salah satu dari mereka melihat sosok wanita tua berpakaian era zaman viktoria matanya melebar dan melotot kritis melihat mereka. Salah satu dari mereka mengatakan bahwa wanita itu memegang sebuah kampak di tangan kirinya.

Share This: