Rumah Sakit Changi

Dibangun pada tahun 1930 dan berlokasi di Netheravon Road di Changi, Singapura, Rumah Sakit Changi – Old Changi Hospital (OCH) memiliki sejarah yang panjang dan beragam hingga menjadikannya seperti sekarang. Dengan bangunan bergaya klasik, OCH bisa dilihat mirip dengan bangunan Kolonial Inggris pada awal tahun 1920an. Anehnya OCH pertama kali dibangun bukan untuk sebuah Rumah Sakit.

Selama kependudukan Inggris disana, mereka berencana memperkuat pasukan mereka yang berada di timur Singapura. Tempat itu terpilih karena berada di puncak bukit yang bisa melihat secara keseluruhan laut yang berada dibawahnya dan terbentang dari timur hingga selatan pulau tersebut. Kira-kira selama 10 tahun sebelum masa perang, bangunan klasik dengan tinggi hingga lantai 7 ini digunakan sebagai barak dan tempat tinggal bagi prajurit Inggris.

Haunted Ward

Salah satu tempat yang paling berhantu di Rumah Sakit Changi ini adalah bangsalnya yang biasa disebut dengan Bangsal Berhantu. Dalam bangunan OCH, kau akan dapat melihat langit-langit yang menjulang. Bangsal dan ruangan itu tak pernah ditutup. Gaya bangunan ini membuat saluran udara mudah mengalir sehingga tidak membutuhkan pengatur suhu tapi cuma butuh kipas angin di langit-langitnya.

Kini bangsal ini telah ditinggalkan kosong kecuali yang tersisa hanyalah beberapa barang seperti kipas, baskom, dan beberapa peralatan dilantainya. Kabarnya, beberapa penampakan hantu hadir diruangan ini. Tentara-tentara yang tengah diperban atau pasien yang menderita kesakitan kerap terlihat diruangan ini beserta suara-suara rintihan mereka.

Sosok hantu dokter dan perawat yang mengenakan pakaian serba putih juga masih kerap terlihat mondar- mandir di dalam bangsal itu. Tidak heran ruangan tersebut angker, karena banyak dari pasien menghembuskan nafas terakhir mereka disini.

Torture Chamber

Tempat lain yang menyimpan misteri adalah ruangan yang biasa disebut Ruang Penyiksaan di rumah sakit changi. Banyak yang percaya bahwa tempat ini adalah tempat paling menakutkan di OCH setelah kamar mayatnya. Diantara ruangan dan bangsal, kau akan menemukan sebuah ruangan yang berbeda dengan yang lainnya. Bahkan hingga hari ini selotip buat keadaan darurat yang berwarna merah-putih masih tertera disana seakan menghalangi orang-orang untuk masuk, atau mungkin melarang sesuatu dari dalamnya.

loading...

Tembok-temboknya dibeton dengan tebal dan tak dicat. Jauh ke dalamnya kau akan menemukan sebuah struktur bangunan yang tampaknya pernah digunakan untuk mengamankan sesuatu dengan erat. Salah satu tanda yang menakutkan adalah rantai-rantai besi yang salah satu ujungnya menyatu dengan baik ditembok. Rantai itu kelihatannya cukup kuat untuk mengikat seekor harimau. Dan juga, kau dapat melihat bercak darah yang telah berwarna merah marun masih menempel di lantainya. Sangat mengerikan.

Ruangan ini biasanya berada dalam sebuah penjara tapi tidak untuk sebuah rumah sakit. Dan jangan dilupakan bahwa tempat ini digunakan sebagai rumah sakit militer oleh Jepang. Ada banyak kejadian yang tidak tercatat yang mengatakan selama perang terjadi banyak orang-orang “berpengaruh” ditahan di OCH. Kebanyakan dari mereka tidak pernah dilihat lagi, dan mereka diyakini telah disiksa hingga tewas didalam sana.

Underground Bunker

Sebuah rumor bunker bawah tanah juga memunculkan misteri di rumah sakit changi. Rumor itu mengatakan bahwa OCH memiliki sebuah ruangan bawah tanah yang tersambung di dekat barak tentara sampai ke bawah bukit yang berada diluar. Beberapa titik dan tempat-tempat yang ada dalam OCH menguatkan rumor ini benar adanya. Titik pertama adalah sebuah lift utama yang berada didalamnya, lift itu memiliki tombol menuju ke ruang bawah tanah namun kini sudah tak berfungsi lagi.

Dititik kedua dan ketiga adalah sebuah gundukan didekat tangga yang tampaknya ditutupi semen dengan terburu-buru dan sebuah pintu diujung bangunan ini yang tertutup dengan rapat. Beberapa petunjuk inilah yang dikaitkan dengan keberadaan rumor bunker bawah tanah tersebut. Lebih dari 70 tahun yang bersejarah dari sebelum perang kependudukan Inggris hingga setelah kependudukan Jepang, tak terbayangkan rahasia apa yang tertanam dibawah sana.

Pintu masuk yang diduga bunker bawah tanah itu tertutup dengan baik di dasar lantainya dan tidak pernah ada yang membukanya. Disisi kanan bangunan OCH terdapat sebuah ruangan kecil yang bisa digunakan untuk melihat ke luar, dari sana ditemukan sebuah cerobong yang diduga juga terhubung dengan bunker tersebut. Cerobong tersebut tampaknya bisa digunakan seseorang untuk keluar masuk melaluinya namun cerobong itu seperti sebuah terowongan tanpa ujung. Tak ada yang tahu sampai mana ujungnya dan apa yang ada di dalamnya.

Mortuary

Yang paling menakutkan tidak bukan adalah kamar mayatnya. Banyak orang yang pernah mengunjungi rumah sakit ini bertanya-tanya dimana kamar mayatnya. Walaupun telah mengitari seluruh bangunan tersebut dari atas ke bawah, dari satu lantai ke lantai lainnya, dan ditiap-tiap sudut bangunan OCH, mereka tetap tidak dapat menemukannya. Kamar mayat memang tak berada di gedung utama bangunan ini melainkan di sebuah rumah kecil yang terbuat dari kayu di sisi paling barat dari area OCH. Ada sebuah jalan kecil yang terhubung ke sana dari balik bukit.

Banyak orang tidak menyadarinya. Menurut salah seorang penjaganya tidak ada apapun ditempat itu, ruangan itu telah kosong. Namun bukan berarti ceritanya sampai disana. Menurut petugas keamanan itu bangunan tersebut sangat berhantu. Arwah-arwah orang mati biasa terlihat bergentayangan pada hari-hari tertentu seperti Senin, Rabu, dan Jumat. Biasanya mereka ditampakkan sosok makhluk halus yang membelakangi mereka, jika ingin melihat wajahnya, sosok itu akan berusaha menghindar dan tidak ingin menunjukkannya. Pintu-pintu terbanting, dan jeritan wanita di tengah malam adalah hal yang biasa baginya.

Suatu malam sekitar pukul 1:45 dinihari, ketika tengah membaca koran, hembusan angin mendadak kencang, membuat bulu kuduknya berdiri. Ketika dia mengangkat kepalanya untuk melihat sekeliling, tiba-tiba dia melihat dua orang wanita, seorang wanita Melayu dan lainnya keturunan Cina, berdiri hanya semeter disampingnya. Ketika ditanyakan bagaimana perasaannya menjadi seorang penjaga malam, dia mengatakan bahwa pada awalnya itu sangat menakutkan tapi dia sudah terbiasa sekarang.

Hingga hari ini, kamar mayat di rumah sakit changi itu masih terawat dengan baik dan dilengkapi dengan penjagaan yang ketat. Jika kamu berpikir untuk mengunjungi rumah sakit ini dengan harapan menemukan sebuah penampakan hantu, pergilah dengan 2 atau 3 orang teman. Jika kamu pergi melebihi jumlah itu, kamu tak akan pernah melihatnya. Mereka akan bersembunyi di balik kaca jendela atau dibelakang pintu seraya memperhatikanmu dari belakang. Namun jika kamu pergi seorang diri kesana, kamu tidak akan pernah menemukan dirimu “sendiri”.

Share This: