Rumah Vampire

Hallo nama aku ajeng karunisa sering dipanggil nisa, aku ingin membagikan ceritaku di rumah vampire, langsung aja ya ke cerita. Jadi gini aku punya teman namanya pira, dia ini disekolah itu pintar banget, lalu aku pun ingin pergi kerumahnya. Nah, pas aku mau ke rumahnya itu, aku naik motor dan tiba tiba motorku mati. Anehnya aku sudah sampai di rumahnya, sangat aneh padahal baru berapa detik saja sudah sampai.

Lalu aku coba ketuk pintunya dan pintu itu pun terbuka dengan sendirinya. Di situ aku lihat pira turun dari tangga, anehnya cepat sekali dia melangkah turun. Aku hitung anak tangga itu ada 30, tapi aku tidak memperdulikan hal itu. Lalu aku main sama pira dan setelah itu aku pamit pulang, tapi mengapa tidak ada bangunan yah. Rumah pira tidak ada, dan mendadak rumah itu berubah menjadi vampire.

Ternyata Pira dia adalah vampire, “Ajeng maaf, aku harus menghisap darahmu agar aku bisa hidup” kata pira. Lalu mata ku tertutup dan tiba tiba semuanya semakin gelap dan aku pun tidak sadarkan diri. Lalu aku buka mata, dan aku kini berada di rumah sakit, kata dokter aku kehilangan banyak darah.

Tapi aku harus minum obat, aku melihat ibu dan segera menceritakan semuanya ke ibuku. Dan kata ibu “pira adalah keturunan dari vampir liar, kamu tidak tau pira? dia itu vampire, jadi lebih baik kamu cari teman selain dia”. Saya ada pantun untuk kamu yang baca ceritaku ini “Burung cian, Burung cenderawasih, Sekian, dan Terima kasih“.

loading...

Share This: