Rumahku Ada Dua

Hay masih ingat saya? Oke langsung saja ke cerita berjudul rumahku ada dua. Saat itu saya baru saja pulang dari rumah nenek, jadi saya masih berada di jalan dan tiba-tiba ada sebuah cahaya merah yang menghampiri lalu saya pun merasa keheranan. Saya mulai merasa aneh dengan keadaan jalan, kok sepi sekali jalanan gak ada kendaraan satupun yang lewat.

Karena tidak peduli dengan hal itu, saya pun melanjutkan perjalanan dan akhirnya saya sampai di rumah. Tapi aneh, rumah saya kok ada dua, mau masuk yang sebelah kanan takut, dan yang kiri pun sama. Jadi saya pun langsung berdoa, saya memilih masuk rumah yang sebelah kiri, ketika saya buka pintu ternyata ada pocong yang menunggu saya.

Pocong itu jaraknya agak jauh, terlihat matanya kosong dan pipinya bolong, hidungnya hancur dan mukanya berlumuran darah dengan rasa takut saya beranikan diri untuk bertanya kepada pocong itu.

Aku : on amuh koi (apa kamu bikin)
pocong: awek amuh (tidak bikin apa apa)
aku: mek belai ap (dimana rumah aku)

Pocong itu pun tidak menjawab, saya pun menutup mata dan berdoa dan ketika saya membuka mata. Pocong itu pun ada didepan dimuka saya. Saya pun teriak “Pocong” lalu saya pun terbangun dan masih ada di tempat cahaya menghampiri saya tadi. Itu saja, sekian dan terimakasih.

loading...

Share This: